Banggai-mediapolisi.com. – RSUD Luwuk menggelar talkshow bertema “Stroke dan Pencegahannya” yang menghadirkan narasumber dr. Veinels C. Lomboan, Sp.N., M.Kes., FINA., AIFO-K. Kegiatan ini berlangsung dalam program Podcast PKRS RSUD Luwuk di Kelurahan Bungin Timur, Kecamatan Luwuk, pada Sabtu (11/4/2026) pagi.
Kegiatan talk show ini dipandu oleh host Slamet Readi, SKM, dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya stroke serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini. Edukasi kesehatan ini menjadi salah satu upaya RSUD Luwuk dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit tidak menular yang berisiko tinggi.
Dalam sesi pemaparannya, dr. Veinels C. Lomboan menjelaskan bahwa stroke merupakan kondisi serius yang dapat dicegah melalui pola hidup sehat, terutama dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur. Ia menekankan pentingnya olahraga minimal 150 menit setiap minggu untuk menjaga kesehatan pembuluh darah serta menurunkan risiko terjadinya stroke.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Olahraga rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan mengurangi risiko stroke. Masyarakat dianjurkan untuk aktif bergerak setidaknya 150 menit dalam seminggu,” ucapnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengenali gejala awal stroke. Menurutnya, penanganan yang cepat dan tepat sangat menentukan tingkat kesembuhan pasien.
“Jika muncul gejala stroke, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan medis secepat mungkin. Waktu sangat menentukan dalam kasus stroke,” ungkapnya dalam podcast.
Sementara itu, Direktur RSUD Luwuk, dr. Budiyanto Uda’a, Sp.KFR., M.Ked.Klin., menyampaikan harapannya agar kegiatan edukasi seperti ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stroke sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan stroke sejak dini, serta tidak menunda untuk mencari pertolongan medis ketika gejala awal muncul,” ujarnya kepada awak media usai kegiatan podcast. Red















