Usia 101 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Kampung Rantau Bertuah Siap Dipanen

- Penulis

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love
SIAK (MEDIAPOLISI.COM)Polsek Minas, Kabupaten Siak, terus mendukung program ketahanan pangan melalui pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil yang dibudidayakan masyarakat. Kali ini, pengecekan dilakukan terhadap tanaman jagung pipil berusia 101 hari di lahan pertanian Kelompok Tani (Poktan) Dahlia Kuning, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Senin (12/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Jalan Manggis Gang Sirna, Dusun Cinta Damai, Kampung Rantau Bertuah. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi tanaman sekaligus memastikan persiapan menjelang masa panen.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat yakni Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah AIPTU Andri Azmi dan Panit II Binmas BRIPKA Yoga Suparno. Mereka bersama masyarakat yang tergabung dalam Poktan Dahlia Kuning memantau langsung perkembangan tanaman jagung di lahan seluas 1,5 hektare.
Kapolsek Minas, Kompol Imron Teheri, S.Sos., M.H., mengatakan bahwa pengecekan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya melalui sektor pertanian yang dikelola masyarakat.
Menurutnya, pemantauan secara berkala diperlukan untuk mengetahui kondisi tanaman, mengidentifikasi kebutuhan perawatan, serta memastikan proses budidaya berjalan dengan baik hingga memasuki masa panen.
“Pengecekan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan. Kami ingin memastikan tanaman jagung pipil yang dikelola masyarakat tumbuh dengan baik dan dapat memberikan hasil yang optimal bagi para petani,” ujar Kompol Imron Teheri.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung pipil yang dikelola Poktan Dahlia Kuning dengan Ketua Kelompok Syamsul Bahri tersebut secara umum menunjukkan perkembangan yang baik.
Kolam penampungan air atau embung di lokasi juga terisi air dan masih dimanfaatkan petani untuk menyiram tanaman. Ketersediaan air tersebut menjadi salah satu faktor pendukung dalam pemeliharaan tanaman selama masa pertumbuhan.
Selain itu, petani telah melakukan sejumlah langkah perawatan, di antaranya membersihkan gulma atau rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman. Petani juga telah melakukan pemotongan batang jagung sebagai bagian dari perawatan tanaman menjelang panen.
Pada saat pengecekan, tongkol jagung juga telah dibuka kulitnya. Sementara itu, sebagian daun tanaman mulai menguning karena tanaman telah memasuki usia tua, yakni 101 hari setelah penanaman.
Melihat perkembangan tersebut, petani mulai melakukan persiapan untuk memasuki tahap panen.
Kompol Imron Teheri berharap hasil budidaya jagung pipil tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus mendorong semangat petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan.
“Kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik hingga masa panen. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk mendukung keberhasilan program ketahanan pangan serta mendorong produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Minas,” tambahnya.
Polsek Minas melalui Bhabinkamtibmas dan fungsi Binmas juga terus menjalin komunikasi dengan masyarakat untuk mendukung berbagai kegiatan positif di kampung, termasuk pengembangan sektor pertanian dan pemanfaatan lahan produktif.
Dengan tanaman yang telah memasuki usia 101 hari dan kondisi pertumbuhan yang secara umum baik, Poktan Dahlia Kuning kini bersiap melaksanakan panen jagung pipil di lahan pertanian Kampung Rantau Bertuah.
Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar.***
Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan KKN Pada Proyek Revitalisasi SMK S MMT plus SMP S MMT Di Desa Bangun Jaya Kabupaten Mesuji,Terindikasi Kuat Dugaan Korupsi Berjamaah
Dugaan APH Polres Jombang Tutup Mata Galian Pencurian Kabel Telkom di Jati Pelem Jombang
Dugaan Pencurian Kabel Telkom di Lamongan, Polisi Sengaja Dibiarkan atau Kecolongan Anehnya 3 Hari Giat
Sarbumusi Kecam Pungli Rp145 Miliar Terhadap Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
Adu Nyali DPRD Kabupaten Gresik dengan Pengapling CV Alrisma Raya Properti di Desa Sidojangkung ” Siapa yang Melarang? Dijamin Aman
Wujud Kidmat Muktamar NU ke-35: Wong Bodho Buka Warung Kopi dan Makanan Gratis di Terminal Kepuhsari Jombang
Kuasa Hukum Ahli Waris Waluyo Tegaskan Lahan Pandegiling Surabaya Bukan Penyerobotan
Pasutri Tewas di Tol Batang-Semarang Saat Antar Jenazah Anak
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Usia 101 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Kampung Rantau Bertuah Siap Dipanen

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Dugaan KKN Pada Proyek Revitalisasi SMK S MMT plus SMP S MMT Di Desa Bangun Jaya Kabupaten Mesuji,Terindikasi Kuat Dugaan Korupsi Berjamaah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Dugaan APH Polres Jombang Tutup Mata Galian Pencurian Kabel Telkom di Jati Pelem Jombang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Dugaan Pencurian Kabel Telkom di Lamongan, Polisi Sengaja Dibiarkan atau Kecolongan Anehnya 3 Hari Giat

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Sarbumusi Kecam Pungli Rp145 Miliar Terhadap Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Berita Terbaru