Pasutri Tewas di Tol Batang-Semarang Saat Antar Jenazah Anak

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

BATANG || JABAR MEDIA POLISI.COM

Perjalanan Mulyana (50) dan istrinya, Giyati (50), untuk mengantar jenazah anak mereka berakhir tragis.

Pasutri tersebut tewas setelah ambulans yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan beruntun di Tol Batang-Semarang, tepatnya di KM 379+900, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 00.45 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecelakaan tersebut melibatkan empat kendaraan yang melaju searah dari Jakarta menuju Semarang, yakni ambulans bernomor polisi D-1142-AFZ, truk Hino bak besi BE-8501-PV, Toyota Innova G-1480-BK, dan Toyota Avanza B-2058-UQR.

Mulyana mengalami cedera kepala sedang dan patah tulang pada tangan kiri. Ia sempat dilarikan ke RSI Weleri, Kabupaten Kendal, namun nyawanya tidak tertolong.

Sementara Giyati mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSI Weleri.

Selain Mulyana dan Giyati, kecelakaan beruntun tersebut juga menewaskan Tekat Susanto, warga Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

“Iya (Mulyana dan Giyati meninggal saat antar jenazah),” ujar Kasi Humas Polresta Batang, Ipda Sri Widadi

Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono melalui Kasat Lantas Polresta Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah membenarkan kecelakaan tersebut.

“Korban meninggal dunia sebanyak tiga orang,” kata Eka.

Kecelakaan terjadi saat keempat kendaraan melintas di ruas tol dengan kondisi jalan lurus, permukaan beton baik, cuaca cerah, dan arus lalu lintas sedang.

Saat tiba di KM 379+900, sopir ambulans diduga kehilangan konsentrasi hingga menabrak bagian belakang samping kanan truk Hino yang berada di depannya.

Benturan membuat ambulans terdorong ke arah kanan dan menghantam bagian samping kiri Toyota Innova yang melaju di lajur kanan dengan arah yang sama.

“Benturan tersebut membuat ambulans terdorong ke arah kanan hingga kembali menabrak bagian samping kiri Toyota Innova yang melaju di lajur kanan dengan arah yang sama,” jelas Eka.

Tabrakan tersebut juga membuat roda cadangan truk Hino terlepas. Roda itu kemudian terpental ke belakang dan menghantam bagian depan Toyota Avanza yang melaju di belakang ambulans.

Kecelakaan ini menewaskan tiga orang, termasuk Mulyana dan Giyati yang saat itu tengah dalam perjalanan mengantar jenazah anak mereka. (Jambrong)

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usia 101 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Kampung Rantau Bertuah Siap Dipanen
Dugaan KKN Pada Proyek Revitalisasi SMK S MMT plus SMP S MMT Di Desa Bangun Jaya Kabupaten Mesuji,Terindikasi Kuat Dugaan Korupsi Berjamaah
Dugaan APH Polres Jombang Tutup Mata Galian Pencurian Kabel Telkom di Jati Pelem Jombang
Dugaan Pencurian Kabel Telkom di Lamongan, Polisi Sengaja Dibiarkan atau Kecolongan Anehnya 3 Hari Giat
Sarbumusi Kecam Pungli Rp145 Miliar Terhadap Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
Adu Nyali DPRD Kabupaten Gresik dengan Pengapling CV Alrisma Raya Properti di Desa Sidojangkung ” Siapa yang Melarang? Dijamin Aman
Wujud Kidmat Muktamar NU ke-35: Wong Bodho Buka Warung Kopi dan Makanan Gratis di Terminal Kepuhsari Jombang
Kuasa Hukum Ahli Waris Waluyo Tegaskan Lahan Pandegiling Surabaya Bukan Penyerobotan
Berita ini 39 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Usia 101 Hari, Tanaman Jagung Pipil di Kampung Rantau Bertuah Siap Dipanen

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Dugaan KKN Pada Proyek Revitalisasi SMK S MMT plus SMP S MMT Di Desa Bangun Jaya Kabupaten Mesuji,Terindikasi Kuat Dugaan Korupsi Berjamaah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Dugaan APH Polres Jombang Tutup Mata Galian Pencurian Kabel Telkom di Jati Pelem Jombang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Dugaan Pencurian Kabel Telkom di Lamongan, Polisi Sengaja Dibiarkan atau Kecolongan Anehnya 3 Hari Giat

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Sarbumusi Kecam Pungli Rp145 Miliar Terhadap Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Berita Terbaru