*11 ribu Anggota Polda Riau Serentak Menggunakan Tanjak*

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

*11 ribu Anggota Polda Riau Serentak Menggunakan Tanjak*

 

Kompas News : Rokan Hulu – Polres Rokan Hulu menggelar apel launching pemasangan tanjak bagi 614 personel Polri dan PNS pria, serta pemasangan selempang bagi Polwan dan PNS wanita, Jumat (20/2/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Polres Rokan Hulu dan dipimpin langsung Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si dan dihadiri Wakapolres Rokan Hulu Kompol I Made Juni Artawan, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rokan Hulu H. Elfiskar, M.Si, Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Rokan Hulu Datuk Seri Drs. H. Yusmar Gelar Sutan Sulembang Rokan, serta sejumlah pejabat utama dan personel Polres Rokan Hulu.

 

Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Rokan Hulu Datuk Seri Drs. H. Yusmar Gelar Sutan Sulembang Rokan dalam kesempatan ini menjelaskan, tanjak yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut adalah tanjak Unak Serantau, yang merupakan tanjak khas Kabupaten Rokan Hulu. Tanjak Unak Serantau memiliki filosofi persatuan, kebersamaan, dan keselarasan dalam kehidupan bermasyarakat. Bentuk dan lipatan tanjak ini melambangkan satu tujuan dan satu ikatan, mencerminkan semangat masyarakat Rokan Hulu yang hidup berdampingan dalam keberagaman namun tetap berpegang teguh pada adat istiadat Melayu.

 

Diketahui, kegiatan launching yang berlangsung hari ini merupakan program Kapolda Riau Irjen Pol.Dr.Hery Heryawan,S.I.K.,M.H.,M.Hum, yang dilaksanakan serentak seluruh Polda Riau dan Polres jajaran Se-Provinsi Riau sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjunjung tinggi kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya Melayu dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

 

Sementara itu, Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra,S.I.K, M.Si dalam arahannnya menyampaikan bahwa tanjak bukan sekadar penutup kepala, melainkan simbol kehormatan, martabat, dan jati diri masyarakat Melayu.

 

“Tanjak mencerminkan wibawa dan kedudukan terhormat pemakainya. Dalam budaya Melayu dikenal ungkapan, tak Melayu kalau tak bertanjak,” ujar Kapolres.

 

Kapolres AKBP Emil juga menyampaikan bahwa penggunaan tanjak oleh anggota Polri diharapkan menjadi pengingat untuk selalu menjaga kesopanan, etika, dan tutur kata yang santun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu, selempang yang dikenakan Polwan dan PNS wanita Polri menjadi simbol penghormatan, identitas budaya, serta komitmen dalam melestarikan nilai-nilai adat Melayu yang diwariskan secara turun-temurun.

 

“Penggunaan tanjak dan selempang ini bukan sekadar aksesoris, tetapi wujud nyata kecintaan Polri terhadap budaya lokal serta upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat,” tambahnya.

 

Lebih lanjut disampaikan, penggunaan tanjak Unak Serantau ini akan menjadi identitas rutin bagi personel Polres Rokan Hulu dan wajib dikenakan setiap hari Jumat sebagai bentuk pelestarian budaya serta implementasi nilai-nilai adat dalam kehidupan kedinasan.

 

Terpantau, kegiatan apel launching berlangsung khidmat dan tertib. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. *(Az)*

*11 ribu Anggota Polda Riau Serentak Menggunakan Tanjak*

Kompas News : Rokan Hulu – Polres Rokan Hulu menggelar apel launching pemasangan tanjak bagi 614 personel Polri dan PNS pria, serta pemasangan selempang bagi Polwan dan PNS wanita, Jumat (20/2/2026) pagi.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Polres Rokan Hulu dan dipimpin langsung Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K, M.Si dan dihadiri Wakapolres Rokan Hulu Kompol I Made Juni Artawan, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rokan Hulu H. Elfiskar, M.Si, Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Rokan Hulu Datuk Seri Drs. H. Yusmar Gelar Sutan Sulembang Rokan, serta sejumlah pejabat utama dan personel Polres Rokan Hulu.

Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Rokan Hulu Datuk Seri Drs. H. Yusmar Gelar Sutan Sulembang Rokan dalam kesempatan ini menjelaskan, tanjak yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut adalah tanjak Unak Serantau, yang merupakan tanjak khas Kabupaten Rokan Hulu. Tanjak Unak Serantau memiliki filosofi persatuan, kebersamaan, dan keselarasan dalam kehidupan bermasyarakat. Bentuk dan lipatan tanjak ini melambangkan satu tujuan dan satu ikatan, mencerminkan semangat masyarakat Rokan Hulu yang hidup berdampingan dalam keberagaman namun tetap berpegang teguh pada adat istiadat Melayu.

Diketahui, kegiatan launching yang berlangsung hari ini merupakan program Kapolda Riau Irjen Pol.Dr.Hery Heryawan,S.I.K.,M.H.,M.Hum, yang dilaksanakan serentak seluruh Polda Riau dan Polres jajaran Se-Provinsi Riau sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjunjung tinggi kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya Melayu dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Sementara itu, Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra,S.I.K, M.Si dalam arahannnya menyampaikan bahwa tanjak bukan sekadar penutup kepala, melainkan simbol kehormatan, martabat, dan jati diri masyarakat Melayu.

“Tanjak mencerminkan wibawa dan kedudukan terhormat pemakainya. Dalam budaya Melayu dikenal ungkapan, tak Melayu kalau tak bertanjak,” ujar Kapolres.

Kapolres AKBP Emil juga menyampaikan bahwa penggunaan tanjak oleh anggota Polri diharapkan menjadi pengingat untuk selalu menjaga kesopanan, etika, dan tutur kata yang santun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu, selempang yang dikenakan Polwan dan PNS wanita Polri menjadi simbol penghormatan, identitas budaya, serta komitmen dalam melestarikan nilai-nilai adat Melayu yang diwariskan secara turun-temurun.

“Penggunaan tanjak dan selempang ini bukan sekadar aksesoris, tetapi wujud nyata kecintaan Polri terhadap budaya lokal serta upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut disampaikan, penggunaan tanjak Unak Serantau ini akan menjadi identitas rutin bagi personel Polres Rokan Hulu dan wajib dikenakan setiap hari Jumat sebagai bentuk pelestarian budaya serta implementasi nilai-nilai adat dalam kehidupan kedinasan.

Terpantau, kegiatan apel launching berlangsung khidmat dan tertib. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. *(Az)*

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sarbumusi Kecam Pungli Rp145 Miliar Terhadap Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
Adu Nyali DPRD Kabupaten Gresik dengan Pengapling CV Alrisma Raya Properti di Desa Sidojangkung ” Siapa yang Melarang? Dijamin Aman
Wujud Kidmat Muktamar NU ke-35: Wong Bodho Buka Warung Kopi dan Makanan Gratis di Terminal Kepuhsari Jombang
Kuasa Hukum Ahli Waris Waluyo Tegaskan Lahan Pandegiling Surabaya Bukan Penyerobotan
Pasutri Tewas di Tol Batang-Semarang Saat Antar Jenazah Anak
KOSTI ngawi Upacara Memperingati HUT RI ke 81 
Warga Perum Leticia 2 RT 028/RW 015, Desa Buni Bhakti Gelar Malam Tirakatan Jelang HUT Ke-81 RI
Bhabinkamtibmas Cek Perkembangan Jagung Pipil Program Ketahanan Pangan Nasional di Kampung Mandiangin
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Sarbumusi Kecam Pungli Rp145 Miliar Terhadap Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Adu Nyali DPRD Kabupaten Gresik dengan Pengapling CV Alrisma Raya Properti di Desa Sidojangkung ” Siapa yang Melarang? Dijamin Aman

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:12 WIB

Wujud Kidmat Muktamar NU ke-35: Wong Bodho Buka Warung Kopi dan Makanan Gratis di Terminal Kepuhsari Jombang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Kuasa Hukum Ahli Waris Waluyo Tegaskan Lahan Pandegiling Surabaya Bukan Penyerobotan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:44 WIB

Pasutri Tewas di Tol Batang-Semarang Saat Antar Jenazah Anak

Berita Terbaru