Oknum Penyidik Laporan SPBU Barito Utara Diduga Tidak Propesional Atau Mungkin Orang Dalam

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 03:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  1. Barito Utara, Kasus dugaan penipuan bisnis BBM di SPBU , Km.18 Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara  yang dilaporkan ke pihak kepolisian diduga sengaja dibuat berbelit-belit sehingga sulit terungkap hingga 4 orang mantan karyawan dan 1 orang mantan Pengawas tetap mengalami kerugian lebih dari 600 Juta selama bekerja lebih dari setahun berharap upah dari keuntungan penjualan tapi tetap diminta pemilik pengelola SPBU bahkan setelah dilapor malah dituding mengambil uang 3 tengki padahal bukti rekening yang dikelola oleh orang  kaki- tangan SPBU itu sendiri

 

Kepada beberapa awak media 10/6/2025 di kantor IWO Barito Utara, Jefri menjelaskan bahwa dia adalah mantan Pengawas yang sekaligus ditugaskan sebagai pembantu penyaluran permintaan BBM tambahan dari Pertamina agar pelayanan suplay BBM jenis pertalit dapat mencukupi kebutuhan masyarakat dan kami tanpa gajih kerna dijanjikan upah kami diambil dari keuntungan penjualan namun sialnya beberapa uang keuntungan yang kami dapatkan selalu di minta transfer oleh pihak kepolisian pemilik pengelola SPBU hingga lebih dari 1 tahun kami seperti kerja bakti bahkan mendadak diberhentikan secara tidak hormat saat suplay 3 Tengki BBM dikirim dari Pertamina yang dibeli dengan uang kelola kami sendiri. Terang Jefri mewakili 4 orang rekan kerjanya

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jepri menambahkan “kejadian ini sudah kami laporkan kepada pihak kepolisian sebagaimana laporan Dumas kami tertanggal 19 Maret 2025 hingga saat saya selaku pelapor dimintai keterangan tapi hal-hal yang terkait bukti tindak pidana atau kerugian kami  tidak mau dimuatkan oleh penyidik dalam BAP terutama bukti perbedaan Rekening transfer yang saya kelola dngn yg dikelola oleh pihak Inisial Bu. AN dan Bu MR sebagai pengelola keuangan dan sekaligus kaki tangan Bu. DS selaku pemilik pengelola  SPBU, Pemeriksaan tersebut juga dirasa terjadi keanehan hingga saya pelapor diperiksa sampai 3 x serta pemeriksaan seperti berjalan terpaksa hingga hal hasilnya setelah Gelar Perkara dikeluarkan surat  SP3 (Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan) karena laporan dianggap tidak menenuhi unsur tindak pindana. “Ya Jelas lah kerna bukti rekening hilang 3 tengki yang dituduhkan kepada saya padahal bukan saya yang mengelola sesuai bukti beberapa kali saya jelaskan tapi penyidik tidak mau menuangkan dalam BAP hingga uang kelola kami pesanan 3 tengki tidak dibayar pemilik SPBU, Saya merasa mereka sekongkol untuk menghilangkan uang kami karena setelah suplay BBM datang dari Pertamina, paginya saya dipanggil dan diberhentikan secara tidak hormat. Terang Jefri dengan wajah terlihat kesal.

 

Sejak awal proses proses laporan dan pemeriksaan hingga penghentian pentidikan bahkan hingga dilaporkan kembali dengan bukti perbedaan Rekening secara detail diketahui dan disaksikan  awak media jurnalispolisi.id. saat pemeriksaan pelapor mempertanyakan apakah tidak sebaiknya bukti perbedaan Rekening dan jumlah kerugian tidak dituangkan dalam pemeriksaan…? Rony selaku penyidik yang sekaligus adalah Kanit Exsus menyatakan untuk sementara tidak perlu kerna nanti juga akan dibahas saat mediasi. Tukas Rony

 

“Setelah keluar SP3 Jefri protes yang disampaikan melalui awak media yang diundang hingga Kasat Reskrim mengingatkan, Bujur-bujur Ron.. yang lurus-lurus ajalah tegur Kasat terhadap Kanit penyidiknya dan sesuai arahan bahwa pelapor sepakat untuk kembali membuat laporan Dumas dengan bukti adanya Perbedaan kode rekening atas pembayaran 3 tengki yang menurut Jefri itu dikelola oleh bagian keuangan SPBU atau orang kaki tangan Bu DS sendiri yang mengelola. Terang Jefri.

Hingga proses kembali berjalan tapi sudah lebih 1 bulan ini seakan proses tetap tidak jelas dengan tiap hari saya hubungi jawaban penyidik beberapa kali yang bersangkutan dipanggil tapi tidak mau datang dan alasan ini lah, itu lah, berbagi macam terang Jefri sambil menunjukan bukti kompirmasinya melalui WA dengan penyidik penyidik

 

Media ini bersama rekan-rekanya kembali mengompirmasi penyidik, “Bang tadi saya sudah menghubungi Jefri minta prin Out Rekening koran untuk melengkapi proses. Kata Rony kepada media ini melalui telponya dan saat dikompirmasi balik, Jefri bilang, “Kan semua sejak awal sudah diserahkan hingga kemaren terahir juga diserahkan bukti perbedaan Rekeningnya didepan pak kasat bahkan sampean juga ada dipolres kemare Terang Jefri. (E.Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua orang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu berhasil diamankan
Polisi di Harap Bertindak Tegas Terhadap Pelaku di Duga Lakukan Penganiayaan Kepada Anak di Bawah Umur
Polsek Lamala Amankan Pelaku Penganiayaan Menggunakan Parang di Mantoh
Anak Dikeroyok Bersajam di Kotabaru Karawang, Orang Tua Desak Polisi Tangkap Pelaku
Polisi Buru Pria yang Diduga Membunuh 2 Orang di Lobu, Banggai
Pengendara di Cikampek Diduga Jadi Korban Penipuan Berkedok Debt Collector, Motor Raib Dibawa Pelaku Tak Dikenal
Ketua LSM Elang Mas Siap Tempuh Jalur Hukum Terkait Dugaan Penggelapan Dana Kemitraan Wartawan oleh Oknum OTG
Polres Karawang Gelar Press Release Terkait Kasus Penganiayaan Penyandang Disabilitas Hingga Meninggal Dunia
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:19 WIB

Dua orang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu berhasil diamankan

Senin, 29 Desember 2025 - 02:55 WIB

Polisi di Harap Bertindak Tegas Terhadap Pelaku di Duga Lakukan Penganiayaan Kepada Anak di Bawah Umur

Kamis, 25 Desember 2025 - 07:51 WIB

Polsek Lamala Amankan Pelaku Penganiayaan Menggunakan Parang di Mantoh

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:46 WIB

Anak Dikeroyok Bersajam di Kotabaru Karawang, Orang Tua Desak Polisi Tangkap Pelaku

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:51 WIB

Polisi Buru Pria yang Diduga Membunuh 2 Orang di Lobu, Banggai

Berita Terbaru

Sosial

PELNI Sukses Layani Angkutan Penumpang Nataru 2025/2026

Kamis, 22 Jan 2026 - 11:33 WIB