Klarifikasi DI tunggu,Camat Angsana Di sorot Usai Tak Menjawab Pertanyaan Terkait Desa Padamulya

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 04:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PANDEGLANG-Mediapolisi.Com Dugaan kekosongan sejumlah jabatan strategis perangkat Desa Padamulya, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, terus menuai perhatian publik. Informasi yang dihimpun dari warga menyebutkan bahwa beberapa posisi penting, mulai dari Kepala Dusun hingga Sekretaris Desa, telah kosong selama berbulan-bulan dan hingga kini belum terisi secara definitif.

Selain itu, muncul pula pertanyaan dari masyarakat terkait mantan Sekretaris Desa yang disebut masih menjalankan tugas sebagai operator desa, meskipun yang bersangkutan telah berstatus ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Tak hanya itu, warga juga menyoroti adanya dugaan sejumlah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang merangkap profesi sebagai ASN maupun pegawai pada instansi lain. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapatkan penjelasan resmi guna menghindari spekulasi dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti berbagai informasi tersebut, Gabungan Organisasi Wartawan Banten (GOW-Banten) telah melayangkan permintaan konfirmasi kepada Kepala Desa Padamulya, Juman Hambali, untuk memperoleh penjelasan resmi terkait persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Namun saat upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Camat Angsana, Acep Jumhani, melalui pesan WhatsApp beberapa hari lalu, jawaban yang diterima tidak menyinggung substansi pertanyaan yang diajukan. Camat hanya mengirimkan pesan berisi ucapan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Respons tersebut memicu tanda tanya dan kritik dari kalangan insan pers.

Koordinator GOW-Banten, Raeynold Kurniawan, menilai pejabat publik semestinya memberikan keterangan yang relevan terhadap isu yang sedang dipertanyakan masyarakat, terlebih menyangkut penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Sebagai pejabat yang memiliki fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintahan desa, Camat seharusnya memberikan klarifikasi atau setidaknya menjelaskan langkah-langkah yang telah dilakukan terkait dugaan kekosongan jabatan perangkat desa tersebut. Bukan justru mengabaikan substansi pertanyaan yang disampaikan,” ujar Raeynold.

Menurutnya, sikap tertutup atau tidak responsif terhadap konfirmasi media berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Padahal keterbukaan informasi merupakan bagian dari prinsip transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

“GOW-Banten akan terus mengawal persoalan ini demi memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan objektif. Kami berharap pihak-pihak terkait, baik pemerintah desa maupun kecamatan, dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan berbagai asumsi di ruang publik,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Padamulya maupun Camat Angsana belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan kekosongan jabatan perangkat desa, status mantan Sekdes yang disebut masih menjadi operator desa, serta dugaan rangkap jabatan sejumlah anggota BPD sebagaimana yang dikeluhkan warga.(  Tim / Hru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semangat Iduladha, Yayasan Nurul Basmalah Purwadana Sembelih 1 Ekor Sapi Kurban
Forum Jurnalis dan Aktivis Banten Bersatu Bangun Pusat Konsolidasi di Pandeglang
Diduga Halangi Kerja Jurnalistik, SPPG Labuan #013 Minta “Surat Dinas” ke Wartawan”Pengelola Dapur MBG Dinilai Langgar UU Pers No. 40 Tahun 1999*
Rekom Suspend Satgas MBG Pandeglang Ke BGN Untuk Dapur SPPG Panimbang Jaya #008 Dinanti Publik
Gaib 212 Pandeglang Gelar Aksi Damai, Tuntut Kepatuhan SOP dan Penyelesaian Lingkungan Dapur SPPG Labuan
Diduga SPPG Panimbang Jaya # 08 Tidak sesuai SOP Tapi Lolos Uji
Kritik Kondisi Keamanan, PMII Banten Desak Kapolri Segera Ganti Kapolda Banten
Kolaborasi Konservasi di Sanggabuana: Rumah Bibit Dibangun untuk Selamatkan Owa Jawa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 04:21 WIB

Klarifikasi DI tunggu,Camat Angsana Di sorot Usai Tak Menjawab Pertanyaan Terkait Desa Padamulya

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:22 WIB

Semangat Iduladha, Yayasan Nurul Basmalah Purwadana Sembelih 1 Ekor Sapi Kurban

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:39 WIB

Forum Jurnalis dan Aktivis Banten Bersatu Bangun Pusat Konsolidasi di Pandeglang

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:05 WIB

Diduga Halangi Kerja Jurnalistik, SPPG Labuan #013 Minta “Surat Dinas” ke Wartawan”Pengelola Dapur MBG Dinilai Langgar UU Pers No. 40 Tahun 1999*

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:04 WIB

Rekom Suspend Satgas MBG Pandeglang Ke BGN Untuk Dapur SPPG Panimbang Jaya #008 Dinanti Publik

Berita Terbaru