Indikasi Media Melebihi Wartawan Di Barito Utara Diduga Ada Potensi Penyimpangan Angaran

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Muara Teweh, Menangapi polemik syarat wartawan diwajibkan memegang Uji Kompetensi Wartawan (UKW) beberapa wartawan di Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengadakan Audensi ke Dinas Komunikasi dan Informasi.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan 20 waratan di terima langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Iksan didampinggi Kabid Multimedia Halil di gedung Kominfo, Selasa (28/1/2026).

 

Dalam pertemuan itu Kepala Dinas Kominfo menyampaikan bahwa syarat UKW bagi wartawan tidak diwajibkan tetapi di minta agar semua wartawan untuk bisa mengikuti uji kompetensi.

 

” Kita akan upayakan kepada kawan-kawan wartawan yang bertugas di Barito Utara mengikuti UKW dan kami siap untuk melaksanakan kegiatan tersebut apabila dimungkinkan,” ujarnya.

 

Terkait kontrak media di Dinas Kominfo, ditekankan Kepala Dinas Kominfo kedepan pihaknya akan selektif, satu wartawan satu media, tidak ada lagi satu wartawan membawa banyak media, dan wartawan yang bersangkutan wajib berdomisili di Barito Utara,” tegasnya.

 

Sementara itu, perwakilan salah satu media online di Barito Utara, M. Agustian Rajab, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Kominfo atas kejelasan kebijakan tersebut.

 

Ia berharap seleksi media yang berkontrak di Dinas Kominfo benar-benar dilakukan secara objektif dan adil, sehingga tercipta pemerataan kerja sama media di Barito Utara.

 

“Kami berharap Kominfo lebih selektif dalam menentukan media yang berkontrak, agar ada pemerataan dan keadilan bagi seluruh media lokal yang aktif dan profesional,” ungkapnya.

 

Dikompirmasi media ini Agustian Rajab selaku Wartawan Onlain senior menyampaikan “Terkait dengan adanya surat edaran sebelumnya Kadis Diskomimpo sepakat ada beberapa poin yang di skif secara internal kerna sudah terlanjur di keluarkan.

 

Terpisah ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Barito Utara menangapi ada 145 media dan wartawan bertugas di Kabupaten Barito Utara agar dapat di audit faktual, kerna sesuai pakta wartawan PWI hanya sekitar 20 orang lebih dan Wartawan Online Non PWI hanya lebih dari 40 Orang.

 

” Jumlah media diluar PWI pada saat ini ada 44 orang kata ketua IWO saat dikompirmasi wartawan.

 

  • Hison memaparkan, “Jika benar sampai ada data 146 wartawan berarti diduga ada Indikasi media permainan dan berpotensi ada penyimpangan angaran. Tutup HISON(EGI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soliditas dan Sportivitas Warnai Langkah Kontingen Bitung pada Police Run di Manado
Dukung Gerakan Indonesia Asri, Polres Bitung Gelar Aksi Bersih Pesisir Tanjung Ria
*Polres Rokan Hulu Gagalkan Transaksi Sabu 39,80 Gram di Kebun Karet Kepenuhan, Dua Pengedar Diamankan* Media polisi com , Rokan Hulu – Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap tindak pidana narkotika jenis sabu dengan berat kotor 39,80 gram di wilayah Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang terduga pengedar. Pengungkapan kasus ini terjadi pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di areal kebun karet yang berada di Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu. Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.k., M.Si Melalui Kasat Narkoba IPTU Dendy Gusrianto, S.H., M.H. menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima pada Senin (9/2/2026). Informasi tersebut menyebutkan bahwa lokasi kebun karet tersebut kerap dijadikan tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika. “Menindaklanjuti informasi itu, kami perintahkan tim Satresnarkoba untuk melakukan penyelidikan. Pada Rabu sore, tim yang dipimpin Aipda Ronaldi berhasil mengamankan dua orang tersangka di lokasi,” ujar IPTU Dendy. Dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial LAS (33) dan inisial S (43). Keduanya diketahui berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di wilayah Kabupaten Rokan Hulu. Dari hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka berperan sebagai pengedar. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 38 paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip bening, dua unit telepon genggam, satu unit timbangan digital, uang tunai sebesar Rp1.860.000, serta sejumlah alat yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkotika. “Total berat kotor sabu yang diamankan mencapai 39,80 gram,” jelasnya. Kedua tersangka mengakui bahwa sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial H, yang diduga berada di wilayah Kecamatan Tambusai Utara. Petugas sempat melakukan pengejaran terhadap terduga pemasok tersebut, namun yang bersangkutan belum berhasil diamankan. Hasil tes urine terhadap kedua tersangka menunjukkan hasil positif mengandung metamfetamina. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman pidana berat. “Kami terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hulu dan mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi,” tutup IPTU Dendy. Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Rokan Hulu untuk proses penyidikan lebih lanjut. *(Az)*
Puluhan Rumah Pasar Lama Di pekan Tebih Hangus Dilalap Api
Haul Maqom Syekh Quro Pulobata ke-167, Warga Pulokalapa Gelar Arak-Arakan dan Pengajian
Puluhan Rumah Pasar Lama Dipekan Tebih Hangus Dilahap Api
Puluhan Rumah di kota lama Pekan Tebih Hangus Di lalap Api
Yayat Hidayatullah Terpilih Aklamasi di Muscab XII, Siap Transformasikan GAPENSI Karawang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 02:17 WIB

Soliditas dan Sportivitas Warnai Langkah Kontingen Bitung pada Police Run di Manado

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Polres Bitung Gelar Aksi Bersih Pesisir Tanjung Ria

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:52 WIB

*Polres Rokan Hulu Gagalkan Transaksi Sabu 39,80 Gram di Kebun Karet Kepenuhan, Dua Pengedar Diamankan* Media polisi com , Rokan Hulu – Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap tindak pidana narkotika jenis sabu dengan berat kotor 39,80 gram di wilayah Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang terduga pengedar. Pengungkapan kasus ini terjadi pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di areal kebun karet yang berada di Kelurahan Kepenuhan Tengah, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu. Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.k., M.Si Melalui Kasat Narkoba IPTU Dendy Gusrianto, S.H., M.H. menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima pada Senin (9/2/2026). Informasi tersebut menyebutkan bahwa lokasi kebun karet tersebut kerap dijadikan tempat transaksi dan penyalahgunaan narkotika. “Menindaklanjuti informasi itu, kami perintahkan tim Satresnarkoba untuk melakukan penyelidikan. Pada Rabu sore, tim yang dipimpin Aipda Ronaldi berhasil mengamankan dua orang tersangka di lokasi,” ujar IPTU Dendy. Dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial LAS (33) dan inisial S (43). Keduanya diketahui berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di wilayah Kabupaten Rokan Hulu. Dari hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka berperan sebagai pengedar. Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya 38 paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip bening, dua unit telepon genggam, satu unit timbangan digital, uang tunai sebesar Rp1.860.000, serta sejumlah alat yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkotika. “Total berat kotor sabu yang diamankan mencapai 39,80 gram,” jelasnya. Kedua tersangka mengakui bahwa sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial H, yang diduga berada di wilayah Kecamatan Tambusai Utara. Petugas sempat melakukan pengejaran terhadap terduga pemasok tersebut, namun yang bersangkutan belum berhasil diamankan. Hasil tes urine terhadap kedua tersangka menunjukkan hasil positif mengandung metamfetamina. Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juncto Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman pidana berat. “Kami terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Rokan Hulu dan mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi,” tutup IPTU Dendy. Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Rokan Hulu untuk proses penyidikan lebih lanjut. *(Az)*

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:38 WIB

Puluhan Rumah Pasar Lama Di pekan Tebih Hangus Dilalap Api

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:47 WIB

Haul Maqom Syekh Quro Pulobata ke-167, Warga Pulokalapa Gelar Arak-Arakan dan Pengajian

Berita Terbaru