Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Banggai, Kapolsek Bunta: 85 Rumah, Gereja dan Kantor Desa Terendam

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

Spread the love

MEDIAPOLISI.COM

Kepolisian dari Polsek Bunta gerak cepat turun ke lokasi banjir yang terjadi di beberapa Desa/Kelurahan di Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai, sejak Senin (6/10/2025) malam.

Banjir yang melanda akibat intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan genangan di permukiman warga dikisaran 50 cm-1 meter, bahkan sempat memutuskan akses Trans Sulawesi Luwuk-Palu. Kondisi tersebut cukup menghambat aktivitas warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Bunta IPDA Andi Wijanarko mengatakan pihaknya langsung turun ke wilayah yang terjadi banjir dan membantu warga yang terdampak serta pengamanan dan koordinasi dengan instansi terkait penanganan.

Hujan cukup tinggi dimulai sejak pukul 15.30 sampai 23.00 Wita,” katanya.

Akibatnya, ada 6 wilayah terdampak diantaranya Desa Balanga terdapat 2 titik longsor sepanjang sekitar 40 meter, Desa Lontio terdapat 4 titik longsor sepanjang 25 meter, dan Desa Huhak ada 2 titik longsor, 17 rumah termasuk Gereja tergenang air.

Kemudian di Kelurahan Salabenda, air mengenangi 3 rumah dengan ketinggian 1 meter, Desa Koili 45 rumah dan Kantor Desa terdampak, ketinggian air berkisar 50 cm, dan Desa Kalumbangan, air mengenangi 20 rumah, ketinggian air 50 cm.

Tidak hanya itu sebuah mobil Daihatsu Sigra putih tanpa TNKB terperosok kejurang di Dusun III Desa Huhak. Pengemudi Safrudin Warga Binohu, Nuhon dan penumpang mengalami luka ringan,” ungkap Andi.

Lanjut Kapolsek, begitupun dengan sebuah alat berat jenis excavator yang sedang terparkir, masuk kejurang di Dusun I Desa Lontio. Selain itu kondisi jaringan komunikasi terputus dan listrik padam diwilayah Bunta, Simpang Raya dan Nuhon.

Kondisi air perlahan surut dan tanah longsor berangsur diperbaiki sehingga akses Palu-Luwuk maupun sebaliknya sudah dapat dilalui,” tutupnya. (Oro)

Sumber : Humas Polres Banggai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konstitusi Tegas:Tanah Milik Yang Menggarap,Bukan Milik Negara Kecuali Ditelantarkan
Bhabinkamtibmas Minas Jaya Cek Lahan Jagung Pipil Program Ketahanan Pangan Kuartal II
Bhabinkamtibmas Minas Jaya Cek Lahan Jagung Pipil Program Ketahanan Pangan Kuartal II
Komisi III DPRD, H.Tajeri Minta Perda Kelembagaan Adat Dayak Segera Disahkan
Polsek Minas Tinjau Kesiapan Lahan Jagung Pipil 1,5 Hektare di Kampung Rantau Bertuah
Polsek Minas Pantau Perkembangan Jagung Program Ketahanan Pangan, Tanaman Tumbuh Subur di Usia 24 Hari
Mediasi 28/2/ 2025 Di Polres Barito Utara Mandul, Diduga PT NPR Menipulasi Data Untuk Garap Lahan Warga
Perjalanan Terhambat di Pos Lampanang PT BEK, Anak Sakit Kelaparan hingga Rombongan Nikahan Tertahan 5 Jam
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:36 WIB

Konstitusi Tegas:Tanah Milik Yang Menggarap,Bukan Milik Negara Kecuali Ditelantarkan

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:56 WIB

Bhabinkamtibmas Minas Jaya Cek Lahan Jagung Pipil Program Ketahanan Pangan Kuartal II

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:49 WIB

Bhabinkamtibmas Minas Jaya Cek Lahan Jagung Pipil Program Ketahanan Pangan Kuartal II

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:20 WIB

Komisi III DPRD, H.Tajeri Minta Perda Kelembagaan Adat Dayak Segera Disahkan

Senin, 8 Juni 2026 - 04:18 WIB

Polsek Minas Tinjau Kesiapan Lahan Jagung Pipil 1,5 Hektare di Kampung Rantau Bertuah

Berita Terbaru