Oknum Guru di Bekasi Diduga Hina Wartawan dan Ormas Lewat Rekaman, Dikecam Keras

- Penulis

Rabu, 21 Mei 2025 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Bekasi-MEDIAPOLISI.COM-Seorang oknum guru berinisial RJ yang mengajar di salah satu sekolah di Kabupaten Bekasi tengah menjadi sorotan publik setelah diduga melontarkan ujaran kebencian terhadap profesi wartawan dan organisasi kemasyarakatan (ormas), Rabu (21/05/2025).

Dugaan tersebut mencuat setelah beredarnya rekaman suara yang diduga berasal dari RJ. Dalam rekaman berdurasi beberapa menit tersebut, terdengar suara pria yang melontarkan pernyataan bernada menghina dan menyudutkan wartawan serta ormas, dengan tudingan kerap meminta proyek secara tidak sah di berbagai wilayah, khususnya di Jawa Barat.

“Sekarang mah emang udah berlaku umum se-Jawa Barat kalau ada wartawan ke, media ke, ormas kek, yang pada mintain proyek di manapun berada,” demikian kutipan dari suara dalam rekaman tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, oknum guru tersebut juga menyampaikan kalimat-kalimat kasar dan merendahkan profesi wartawan, bahkan menyebut nama seorang tokoh politik Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dengan klaim bahwa dirinya menerima Surat Keputusan (SK) dan perintah dari pihak tertentu untuk melakukan tindakan tertentu.

Rekaman tersebut mendapat kecaman dari berbagai pihak, terutama kalangan insan pers dan organisasi masyarakat di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Mereka menilai pernyataan RJ tidak hanya mencoreng nama baik profesi wartawan dan ormas, tetapi juga berpotensi melanggar hukum, khususnya terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta peraturan tentang ujaran kebencian.

“Kami mengecam keras pernyataan tersebut. Wartawan bekerja berdasarkan kode etik dan undang-undang, bukan untuk dipermalukan dengan tudingan tidak berdasar,” ujar salah satu perwakilan organisasi pers lokal dalam pernyataannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari RJ maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi terkait kejadian tersebut. Pihak Dedi Mulyadi yang namanya turut disebut dalam rekaman juga belum memberikan tanggapan kepada media.

Sementara itu, sejumlah organisasi pers dan ormas menyatakan akan menempuh jalur hukum guna menjaga martabat profesi dan menegakkan supremasi hukum. Mereka juga mendorong aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti kasus ini secara profesional dan transparan.

[Tim].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pernikahan Adat Bima Warnai Kebahagiaan Keluarga Yamin di Karawang
Diskusi Publik FORJA Banten Tekankan Transparansi dan Keberlanjutan Program MBG di Pandeglang
Klarifikasi DI tunggu,Camat Angsana Di sorot Usai Tak Menjawab Pertanyaan Terkait Desa Padamulya
Semangat Iduladha, Yayasan Nurul Basmalah Purwadana Sembelih 1 Ekor Sapi Kurban
Forum Jurnalis dan Aktivis Banten Bersatu Bangun Pusat Konsolidasi di Pandeglang
Diduga Halangi Kerja Jurnalistik, SPPG Labuan #013 Minta “Surat Dinas” ke Wartawan”Pengelola Dapur MBG Dinilai Langgar UU Pers No. 40 Tahun 1999*
Rekom Suspend Satgas MBG Pandeglang Ke BGN Untuk Dapur SPPG Panimbang Jaya #008 Dinanti Publik
Gaib 212 Pandeglang Gelar Aksi Damai, Tuntut Kepatuhan SOP dan Penyelesaian Lingkungan Dapur SPPG Labuan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:43 WIB

Pernikahan Adat Bima Warnai Kebahagiaan Keluarga Yamin di Karawang

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:11 WIB

Diskusi Publik FORJA Banten Tekankan Transparansi dan Keberlanjutan Program MBG di Pandeglang

Senin, 1 Juni 2026 - 04:21 WIB

Klarifikasi DI tunggu,Camat Angsana Di sorot Usai Tak Menjawab Pertanyaan Terkait Desa Padamulya

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:22 WIB

Semangat Iduladha, Yayasan Nurul Basmalah Purwadana Sembelih 1 Ekor Sapi Kurban

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:39 WIB

Forum Jurnalis dan Aktivis Banten Bersatu Bangun Pusat Konsolidasi di Pandeglang

Berita Terbaru