Tim Cagar Budaya Datangi Desa Pulokalapa untuk Penelitian Makam Syeh Quro, Namun Ditolak Pemerintah Desa

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Karawang |Mediapolisi.com-Tim cagar budaya bersama keluarga besar LASQN (Laskar Agung Syeh Quro Nusantara) mendatangi Desa Pulokalapa dalam rangka penelitian dan pelestarian budaya terkait keberadaan makam Syeh Quro,(10/05/2026).

 

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menggali sejarah serta menjaga nilai budaya dan peninggalan leluhur yang dianggap memiliki nilai historis penting bagi masyarakat.
Namun, kedatangan tim tersebut mendapat penolakan dari pihak Pemerintah Desa Pulokalapa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua BPD Desa Pulokalapa menegaskan bahwa setiap kegiatan penelitian maupun pendataan terkait cagar budaya harus terlebih dahulu mengantongi izin resmi dan tidak diperbolehkan dilakukan secara sembarangan.

“Kami bukan menolak pelestarian budaya, namun semua harus melalui prosedur dan izin yang jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” tegas Ketua BPD Desa Pulokalapa saat ditemui di lokasi.

Penolakan tersebut menimbulkan kekecewaan dari keluarga besar LASQN Laskar Agung Syeh Quro.

 

Mereka menilai kedatangan tim cagar budaya murni bertujuan untuk pelestarian sejarah dan budaya, bukan untuk kepentingan lain.
Ketua Umum LASQN, Entis Sutisna, menyampaikan rasa kecewanya atas penolakan tersebut.

Menurutnya, pelestarian budaya dan sejarah makam Syeh Quro seharusnya menjadi perhatian bersama demi menjaga warisan leluhur agar tidak hilang ditelan zaman.

“Kami sangat menyayangkan adanya penolakan ini.

Tujuan kami jelas, yaitu menjaga dan melestarikan sejarah serta budaya peninggalan Syeh Quro. Ke depan kami siap mengadakan musyawarah terbuka bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan semua pihak agar ada kesepahaman dalam misi pelestarian cagar budaya di Desa Pulokalapa,” ujar Entis Sutisna.

LASQN juga berharap agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan, sehingga upaya pelestarian budaya tetap dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Penulis : Indra Prayoga utama

Editor : Indra Prayoga utama

Sumber Berita: Hendrik MP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matangkan Basis Massa, Hermanius Burunaung Masifkan Konsolidasi Calon Pengurus PK SBSI se-Banggai Bersaudara
Somasi Massal Dilayangkan, Operasional Theater Night Mart Karawang Terancam Disetop Permanen
Aliansi Ormas Islam Karawang Sidak Theatre Nightmart, Pastikan Tanpa Miras dan Aktivitas Maksiat
Kabiro Media Anti Korupsi Agus Silalahi Wafat, Insan Pers Berduka
Pererat Kebersamaan dan Empati di Bulan Suci Ramadhan Dojo Seishin (Inkanas Banggai) Berbagi Takjil
Bagi Takjil Gema Puasa Ramadhan, Wujud Kepedulian Yayasan Banggai Emas Semesta (BES)
Buka Puasa dan Santunan Yatim, Polres Bitung Dorong Nilai Kebersamaan Lintas Iman
Kaperwil Media Bidik Hukum, dan Pengurus DPC PJS Kabupaten Banggai Bersama Sat Intelkam Polres Banggai berbagi takjil.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:15 WIB

Tim Cagar Budaya Datangi Desa Pulokalapa untuk Penelitian Makam Syeh Quro, Namun Ditolak Pemerintah Desa

Rabu, 29 April 2026 - 12:36 WIB

Matangkan Basis Massa, Hermanius Burunaung Masifkan Konsolidasi Calon Pengurus PK SBSI se-Banggai Bersaudara

Jumat, 3 April 2026 - 03:36 WIB

Somasi Massal Dilayangkan, Operasional Theater Night Mart Karawang Terancam Disetop Permanen

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:39 WIB

Aliansi Ormas Islam Karawang Sidak Theatre Nightmart, Pastikan Tanpa Miras dan Aktivitas Maksiat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 03:26 WIB

Kabiro Media Anti Korupsi Agus Silalahi Wafat, Insan Pers Berduka

Berita Terbaru