Demo Nelayan Hampir Ricuh, Tuntut Kejelasan Kasus Kapal Tongkang Misterius

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Pandeglang-Banten Mediapolisi.Com Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh ratusan nelayan dan masyarakat setempat di depan Kantor UPP Kelas III Syahbandar Labuan hampir ricuh. Mereka menuntut kejelasan terkait kasus kapal tongkang yang menabrak Kapal Motor (KM) Nanjung Sari pada 12 September lalu.

Insiden nahas tersebut mengakibatkan satu anak buah kapal (ABK) bernama Casmito meninggal dunia setelah ditemukan tak bernyawa di Pulau Sebesi, Lampung. Sementara empat ABK lainnya bersama nahkoda Suja’i berhasil selamat. Kamis, (25/9/2025)

Sepekan pasca-insiden, nelayan menilai kasus ini masih gelap karena identitas kapal tongkang yang diduga menabrak KM Nanjung Sari belum diumumkan oleh pihak Syahbandar maupun PLTU Banten Labuan 2 yang terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka mendesak UPP Kelas III Syahbandar Labuan dan PLTU Banten 2 Labuan untuk segera mengungkap dugaan kapal tongkang yang menabrak KM Nanjung Sari. Pihak nelayan khawatir bahwa kejelasan kasus ini dapat berdampak pada keselamatan pelayaran dan lingkungan di sekitar perairan Labuan.

” Pihak Syahbandar dan PLTU Labuan segera mengungkap kejelasan dan pertanggung jawaban terhadap korban, mereka menuntut keadilan,” ungkap orator ucu fahmi diatas mobil komando.

Sementara ratusan massa mulai mendesak agar pihak UPP Syahbandar Labuan segera menemui para nelayan dan memberikan kejelasan tentang hak korban yang belum ada kejelasan.

Massa mulai memanas, desakan nelayan yang ingin masuk ke kantor UPP Syahbandar terhalang oleh barisan gabungan aparat. Sempat terjadi pergulatan antar nelayan dan APH yang berjaga.

Melalui beberapa orang perwakilan warga dan nelayan Teluk Labuan, sekitar pukul 12.00 WIB menemui kepala UPP Syahbandar. Hingga berselang menit selanjutnya, tampak mimik para nelayan dan perwakilan dari gabungan HNSI kecewa dan sepakat aksi akan dilanjutkan kembali menuju PLTU Banten 2 labuan dengan massa yang mengiringi lewat darat dan laut. ( HRU/ YN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Halangi Kerja Jurnalistik, SPPG Labuan #013 Minta “Surat Dinas” ke Wartawan”Pengelola Dapur MBG Dinilai Langgar UU Pers No. 40 Tahun 1999*
Rekom Suspend Satgas MBG Pandeglang Ke BGN Untuk Dapur SPPG Panimbang Jaya #008 Dinanti Publik
Gaib 212 Pandeglang Gelar Aksi Damai, Tuntut Kepatuhan SOP dan Penyelesaian Lingkungan Dapur SPPG Labuan
Diduga SPPG Panimbang Jaya # 08 Tidak sesuai SOP Tapi Lolos Uji
Kritik Kondisi Keamanan, PMII Banten Desak Kapolri Segera Ganti Kapolda Banten
Kolaborasi Konservasi di Sanggabuana: Rumah Bibit Dibangun untuk Selamatkan Owa Jawa
JELANG HPN 2026, KETUA UMUM APPI IMBAU CEGAH KRIMINALISASI WARTAWAN
Wujudkan Integritas, Bapas Kelas II Bogor Deklarasikan Ikrar Zero Pungli dan Narkoba
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:05 WIB

Diduga Halangi Kerja Jurnalistik, SPPG Labuan #013 Minta “Surat Dinas” ke Wartawan”Pengelola Dapur MBG Dinilai Langgar UU Pers No. 40 Tahun 1999*

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:04 WIB

Rekom Suspend Satgas MBG Pandeglang Ke BGN Untuk Dapur SPPG Panimbang Jaya #008 Dinanti Publik

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:05 WIB

Gaib 212 Pandeglang Gelar Aksi Damai, Tuntut Kepatuhan SOP dan Penyelesaian Lingkungan Dapur SPPG Labuan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:29 WIB

Diduga SPPG Panimbang Jaya # 08 Tidak sesuai SOP Tapi Lolos Uji

Kamis, 30 April 2026 - 15:11 WIB

Kritik Kondisi Keamanan, PMII Banten Desak Kapolri Segera Ganti Kapolda Banten

Berita Terbaru