Lebih Tiga Puluh Warga Korban PT NPR Datangi Lahan, Desak Bayar: “Jangan Sampai Ada Benangin Jilid II”

- Penulis

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

 

BARITO UTARA – Tiga puluhan warga pemilik ladang berpindah yang jadi korban dugaan perampasan hak oleh tambang batu bara PT Nusa Persada Resources naik ke lahan di kawasan Sei Putih, Kamis (04/06/2026) untuk menentukan sikap.

Hadir juga Sukarni, selaku penerima kuasa dari kelompok warga, menyampaikan pernyataan sikap mendesak PT NPR segera membayar lahan yang diduga dirampas perusahaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sukarni, modusnya dengan memanipulasi ukuran lahan. “Membebaskan lahan hanya 68 hektare, tetapi mengklaim 140 hektare hingga menggarap kebun warga lain,” ujar Sukarni di lokasi aksi.

Sukarni yang mewakili warga lainnya menyampaikan kekhawatiran mendalam. Ia meminta PT NPR serius menyelesaikan masalah ini agar tidak jatuh korban.

“Supaya tidak ada korban seperti kejadian pembunuhan tragis di Benangin kemarin. Karena kita tidak tahu di antara masyarakat pemilik lahan, takut ada yang khilaf akibat masalah tidak diselesaikan. Itu yang kita khawatirkan,” tegas Sukarni.

Aksi ini menyambung pernyataan Prianto bin Samsuri sebelumnya. Prianto menyebut 140 ha lahan kelola turun-temurun itu ditanami padi, karet, hingga sawit sejak 2010-2019 dan berhenti sejak PT NPR masuk. Warga juga menunjukkan surat ulayat 1982 dan dokumen desa sebagai bukti kepemilikan.

Hingga kini warga mengaku rumah mereka tak layak huni akibat banjir dan debu tambang. Jembatan Sungai Putih yang ditutup PT NPR tanpa gorong-gorong dituding jadi penyebab air meluap ke pemukiman.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT NPR belum memberikan keterangan resmi.(Red tim)

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Banggai Bongkar Gudang BBM di Pagimana, 3 Pria Diamankan dan Sita 1.880 Liter Pertalite
Humanis di Tengah Aksi, Kapolresta Banggai Bagikan Air Mineral kepada Massa HMI
Demo Damai menurut kejelasan pembayaran ganti rugi lahan PT.NPR
Cegah Judi Online, Kapolsek Minas Pimpin Gaktibplin dan Pemeriksaan Handphone Personel
Satresnarkoba Polres Gresik Tangkap Residivis Kurir Sabu, 57,96 Gram Barang Bukti Disita
Peredaran Ratusan Botol Miras Ilegal di Ujungpangkah jadi Sasaran Polres Gresik 
Cegah Karhutla, Polsek Minas Intensifkan Patroli di Lahan Rawan Kebakaran Minas Barat
Polres Siak Amankan Oknum PNS di Kecamatan Mempura Atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 06:08 WIB

Polresta Banggai Bongkar Gudang BBM di Pagimana, 3 Pria Diamankan dan Sita 1.880 Liter Pertalite

Jumat, 6 November 2026 - 04:53 WIB

Humanis di Tengah Aksi, Kapolresta Banggai Bagikan Air Mineral kepada Massa HMI

Kamis, 5 November 2026 - 14:58 WIB

Demo Damai menurut kejelasan pembayaran ganti rugi lahan PT.NPR

Kamis, 5 November 2026 - 05:32 WIB

Cegah Judi Online, Kapolsek Minas Pimpin Gaktibplin dan Pemeriksaan Handphone Personel

Kamis, 5 November 2026 - 01:23 WIB

Satresnarkoba Polres Gresik Tangkap Residivis Kurir Sabu, 57,96 Gram Barang Bukti Disita

Berita Terbaru