Mitrapolisi.com
BOLMONG, Humas Polda Sulut – Kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti perkelahian antar kampung (tarkam) yang terjadi di wilayah Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Aparat gabungan segera diterjunkan ke lokasi guna mengendalikan situasi dan mencegah meluasnya konflik.
Melalui pendekatan persuasif dan pengamanan ketat, petugas berhasil membubarkan massa serta menenangkan situasi. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban demi terciptanya kondisi kamtibmas yang kondusif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai langkah lanjutan, Tim Resmob Polda Sulawesi Utara melaksanakan patroli dan razia di sekitar lokasi pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.30 WITA. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi bentrokan susulan serta menelusuri kemungkinan peredaran senjata ilegal.
Dalam razia tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial IDM (41) yang diketahui memiliki bengkel perbaikan senapan angin. IDM diamankan setelah kedapatan menyimpan dan menguasai senjata angin tanpa izin resmi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulut, Kombes Pol Suryadi, menjelaskan bahwa dari hasil penggeledahan, petugas menyita lima unit senjata angin kaliber 4,5 mm sebagai barang bukti. Seluruh barang bukti beserta terduga pelaku langsung diamankan ke Mapolda Sulut untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami akan melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul senjata tersebut serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa bentrokan ini,” ujar Kombes Pol Suryadi.
Ia menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Polres Bolaang Mongondow guna memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. “Fokus kami adalah menjaga kondusivitas wilayah dan menindak tegas siapa pun yang membawa atau menguasai senjata tanpa izin serta berpotensi memicu gangguan keamanan,” tegasnya.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih bersiaga di wilayah Dumoga dan kembali mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya. {RED}















