Pengendara di Cikampek Diduga Jadi Korban Penipuan Berkedok Debt Collector, Motor Raib Dibawa Pelaku Tak Dikenal

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Karawang — Mediapolisi.com-Seorang pekerja proyek bernama Vikri menjadi korban dugaan penipuan dan perampasan motor oleh sekelompok orang tak dikenal di perkirakan ada 6 sampai lebih di duga pelaku yang mengaku sebagai debt collector (DC) di wilayah Cikampek, Minggu (07/12/2025).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat korban pulang kerja dari arah Subang–Cipeundeuy. Vikri mengaku sudah merasa diikuti sejak melintas di daerah Pangulah oleh beberapa orang yang menggunakan kendaraan tanpa plat nomor.

Setibanya di jalur menuju Cikampek, korban dicegat dan diminta menunjukkan data kendaraan. Para pelaku tidak memberikan penjelasan maupun identitas resmi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Motor Diambil Paksa Tanpa Dokumen Penarikan

Para pelaku berdalih melakukan penarikan kendaraan, namun tidak dapat menunjukkan surat tugas atau dokumen resmi. Mereka hanya membawa selembar SPK tidak jelas yang tidak sesuai prosedur penarikan leasing.

“Saya minta surat izin penarikan, tapi tidak ada. Saya tidak pernah menandatangani penyerahan unit. Mereka cuma cek nomor rangka lalu motor saya langsung dibawa,” ungkap Vikri.

Motor yang dibawa kabur adalah Honda Beat ECO, tanpa penjelasan leasing mana yang mengeluarkan perintah penarikan.

Korban Dicekik, HP Direbut dan Video Dihapus

Aksi para pelaku semakin brutal saat korban mencoba merekam kejadian. Salah satu pelaku mencekik dan menarik baju korban, lalu merampas ponselnya dan menghapus video yang direkam.

“HP saya dirampas, videonya dihapus. Untung sebagian rekaman sempat saya selamatkan,” ujar korban.

Setelah melakukan aksi nya , para pelaku kabur membawa motor. Kendaraan yang mereka gunakan juga tidak berplat nomor.

Banyak Kejanggalan, Diduga Aksi Kriminal Terorganisir

Korban menyebut sejumlah kejanggalan, di antaranya:

Pelaku tidak menunjukkan identitas resmi sebagai DC

Tidak ada dokumen penarikan kendaraan

Motor dibawa paksa tanpa persetujuan

Pelaku menggunakan kendaraan tanpa plat nomor

Korban mengalami kekerasan dan perampasan Hp

Merasa dirugikan dan menjadi korban tindak kriminal, Vikri menyatakan akan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti agar masyarakat tidak kembali menjadi korban aksi penipuan berkedok debt collector.

(Red)>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Banggai Konsisten Gelar Program Minggu Kasih
JELANG HPN 2026, KETUA UMUM APPI IMBAU CEGAH KRIMINALISASI WARTAWAN
Terminal Petikemas Bitung Jadi Fokus Simulasi Keamanan ISPS Code Terbaru
Polisi Bantu Evakuasi Para Korban Tabrakan Maut di Tikungan Toili Barat, Banggai
Polisi Sahabat Anak, Kepedulian Polres Banggai Biasakan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
Polsek Balantak Bersama Masyarakat Kompak Bersihkan Material Longsor
Curah Hujan Mulai Meningkat, Polsek Lamala Laksanakan Patroli Pemantauan Debit Air, Kondisi Perairan Wilayah Masama
Polisi Gaungkan Pemuda Gereja di Toili Barat Bebas Narkoba
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 05:02 WIB

Polres Banggai Konsisten Gelar Program Minggu Kasih

Sabtu, 25 April 2026 - 05:52 WIB

JELANG HPN 2026, KETUA UMUM APPI IMBAU CEGAH KRIMINALISASI WARTAWAN

Jumat, 17 April 2026 - 04:22 WIB

Terminal Petikemas Bitung Jadi Fokus Simulasi Keamanan ISPS Code Terbaru

Rabu, 15 April 2026 - 02:38 WIB

Polisi Bantu Evakuasi Para Korban Tabrakan Maut di Tikungan Toili Barat, Banggai

Selasa, 14 April 2026 - 05:57 WIB

Polisi Sahabat Anak, Kepedulian Polres Banggai Biasakan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Berita Terbaru