Mediapolisi.com
BITUNG | Suasana hangat dan penuh keakraban tampak memenuhi sudut Cafe Senja, Tanjung Merah, ketika Kapolsek Matuari AKP Feriantina Dwi Arahmayani, S.Tr.K., M.H., mengajak personel dan warga untuk menikmati waktu santai bersama. Momen tersebut digelar sebagai penutup kegiatan gotong royong yang sebelumnya dilaksanakan di area kebun jagung.
Di lokasi itu, anggota Polsek Matuari dan masyarakat bergandengan tangan membersihkan lahan yang selama ini digunakan untuk bercocok tanam. Kerja bakti tersebut bukan sekadar upaya menjaga lingkungan, tetapi juga media mempererat hubungan antara polisi dan warga agar tercipta suasana saling percaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek menjelaskan bahwa jeda singkat bertemu di ruang publik seperti kedai kopi dapat membuka ruang dialog yang lebih cair. Menurutnya, tidak semua aspirasi masyarakat harus disampaikan di kantor polisi; ada kalanya percakapan informal mampu menghadirkan perspektif yang lebih jujur dan terbuka.
Tawa ringan dan perbincangan santai mewarnai pertemuan di Cafe Senja. Kegiatan sederhana itu menjadi ajang relaksasi setelah kerja fisik, sekaligus memupuk kebersamaan yang selama ini terus dibangun Polsek Matuari melalui program kemasyarakatan.
AKP Feriantina berharap, kedekatan yang tercipta dari interaksi semacam ini dapat memperkuat pola kemitraan antara kepolisian dan masyarakat (Polmas). Hubungan yang harmonis dianggap penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap stabil dan kondusif di wilayah hukum Polsek Matuari.
Inisiatif tersebut menunjukkan bahwa pendekatan humanis bisa berjalan seiring dengan tugas kepolisian. Lewat sentuhan sederhana seperti berbagi secangkir kopi, Polsek Matuari ingin menegaskan komitmennya untuk selalu hadir sebagai mitra masyarakat, bukan sekadar penegak aturan. (SM)















