Mediapolisi.com
Bitung, 13 November 2025 — Personel Polres Bitung, Polsek Maesa, dan Tim Inafis langsung bergerak ke lokasi kejadian setelah menerima laporan masyarakat. Petugas yang terdiri dari piket fungsi Polres Bitung di bawah pimpinan Pamapta Aiptu Sofyan Darise bersama Tim Inafis serta piket Polsek Maesa melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Sementara itu, suasana duka menyelimuti warga Kelurahan Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa, setelah dua anak perempuan ditemukan meninggal dunia di kawasan Candi Pantai. Keduanya merupakan balita yang berdomisili tidak jauh dari lokasi kejadian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil pemeriksaan awal Tim Inafis Polres Bitung memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban. Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Ahmad A. Ari, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mewakili Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa dugaan sementara kedua bocah tersebut meninggal akibat tenggelam saat bermain di air, terlebih kondisi ombak saat itu dilaporkan cukup besar.
Sebelumnya, pihak keluarga telah melakukan pencarian sejak pukul 13.00 Wita setelah kedua korban tidak tampak bermain di sekitar permukiman. Upaya pencarian dilakukan oleh keluarga dan warga di sekitar Candi Pantai.
Korban pertama ditemukan sekitar pukul 15.30 Wita di tepi pantai dekat area berbatu sebelah PT Bimoli. Warga segera mengevakuasi dan membawa korban ke Rumah Sakit Budi Mulia Bitung, namun nyawanya tidak terselamatkan. Sekitar satu jam kemudian, korban kedua, berinisial AD, kembali ditemukan mengapung di perairan Candi Pantai. Korban juga dilarikan ke rumah sakit yang sama, namun dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Dari keterangan saksi, kedua anak tersebut sebelumnya terlihat menuju pantai untuk mandi. Dugaan kuat mereka terseret arus saat bermain di air. (SM)















