Imigrasi Turun Tangan, Status Warga Keturunan Filipina di Bitung Segera Jelas 

- Penulis

Rabu, 17 September 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

BITUNG | MEDIAPOLISI.COM

Rabu17 September 2025,Di pesisir pantai Dodik, Kelurahan Wangurer, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Keimigrasian Kls II Kota Bitung,turun langsung melaksanakan program penyelesaian status hukum bagi warga keturunan Filipina (Person of Philippine Descent / PPDS). Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya pendataan, verifikasi, hingga pemberian dokumen kependudukan secara resmi dan tanpa biaya.

Dari pihak Indonesia, hadir Agus Abdul Majid (Konsulat Indonesia untuk Filipina), Arif Munandar (Direktur Kerja Sama Luar Negeri Imigrasi, tentatif), Agato Simamora (Deputi Bidang Imigrasi Kemenko Polhukam, Imigrasi dan Pemasyarakatan), serta perwakilan Kementerian Luar Negeri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka akan didampingi oleh Ramdani (Kakanwil Kemenkumham Sulut), Ruri Hariri Rusman (Kepala Kantor Imigrasi Bitung), Jhon S.R. Maturbongs (Kepala Kantor Imigrasi Tahuna),dan Asisten I Sekda Kota Bitung.Forsman Dandel. S.Sos

 

Agato Simamora, Asisiten Deputi koordinasi multi strategi pelayanan keimigrasian, menegaskan bahwa program ini merupakan kebijakan pemerintah untuk memberikan kepastian hukum bagi PPDS yang sudah tinggal hingga tiga generasi di Sulut. “Pemerintah ingin memastikan setiap orang memperoleh haknya, mulai dari paspor, visa, izin tinggal, hingga dokumen sipil seperti akta lahir dan akta nikah. Semua diberikan tanpa biaya, Rp0,” ujarnya.

Pendataan awal sudah dilakukan dengan sistem biometrik, dan akan dilanjutkan ke gelombang kedua dengan target sekitar 190 orang. Hasilnya akan dibawa ke tingkat konsul dan Dubes Filipina di Jakarta serta dikoordinasikan dengan Menko Prof. Yusril agar tercapai kesepahaman dengan pemerintah Filipina.

” Sementara itu, Siti Mariyam Latihan S,ST,Lurah Wangurer menyambut baik langkah Imigrasi yang turun langsung menanyakan keluhan warga. “Setiap warga punya persoalan berbeda. Imigrasi sudah menanyakan satu per satu, dan itu sangat membantu. Kami berharap konsul Filipina juga bisa mendengar langsung apa yang sudah lama dirasakan masyarakat di sini,” katanya

Ia menambahkan juga, selama ini data warga sebenarnya sudah masuk ke Imigrasi, namun tindak lanjut belum maksimal. Dengan adanya koordinasi yang lebih luas, pihaknya optimistis masalah yang dialami warga keturunan Filipina bisa segera diselesaikan dengan cara yang adil dan manusiawi.

” Salah satu pemerhati warga Filipina di Kota Bitung, Egha Sanggel mengatakan, Langkah ini sangat baik karna sangat membantu warga Filipina yang tinggal di Kota Bitung.

Harapan kami Pemerintah Kota Bitung terlebih khusus pihak keimigrasian Kota Bitung dapat memperhatikan serta menyelesaikan permasalahan terkait kejelasan status warga Negara Filipina yang sudah lama menetap dan tinggal di Kota9 Bitung,” ucap Egha.

Dari keimigraaian bitung, menegaskan seluruh proses ini adalah bentuk penghormatan terhadap hak asasi manusia dan juga resiprokal dari kebijakan Filipina yang memberi fasilitas serupa kepada warga keturunan Indonesia di sana. Sofyan

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat Tangani Korban Kebakaran, Pemdes Sukadame Bersama TKSK dan Muspika Pagelaran Tinjau Rumah Warga
Hajat Bumi PGRI Kecamatan Tirtamulya Berlangsung Meriah, Perkuat Silaturahmi dan Pelestarian Budaya Lokal
Media Center Sukadiri Rayakan Anniversary Ke-1 Tahun, Berbagi Santunan Anak Yatim Berkarya, dan Menginspirasi Satu Tahun Berkarya Bersama Menginspirasi dan Berbagi, Media Center Sukadiri Rayakan Anniversary Ke – 1 Santuni Yatim Piatu
GWN Desak Aparat Usut Tuntas Dugaan Pembuangan Limbah B3 di Irigasi Telukbango
Pemerintah Desa Harapankarya Apresiasi Bantuan Rumah Layak Huni Rp25 Juta dari BAZNAS Provinsi Banten
Bantuan Bedah Rumah di Kampung Kuya Diduga Tidak Tepat Sasaran, Jadi Sorotan Warga
Butuh Uluran Tangan, Keluarga Sukri Bertahan di Rumah Rapuh yang Bocor dan Tidak Layak Huni di Panimbang
Silaturahmi Insan Pers di Saung Jurnalis detikPerkara: Menyatukan Langkah, Meneguhkan Kepedulian kepada Anak Yatim
Berita ini 31 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:06 WIB

Gerak Cepat Tangani Korban Kebakaran, Pemdes Sukadame Bersama TKSK dan Muspika Pagelaran Tinjau Rumah Warga

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:12 WIB

Hajat Bumi PGRI Kecamatan Tirtamulya Berlangsung Meriah, Perkuat Silaturahmi dan Pelestarian Budaya Lokal

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Media Center Sukadiri Rayakan Anniversary Ke-1 Tahun, Berbagi Santunan Anak Yatim Berkarya, dan Menginspirasi Satu Tahun Berkarya Bersama Menginspirasi dan Berbagi, Media Center Sukadiri Rayakan Anniversary Ke – 1 Santuni Yatim Piatu

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:02 WIB

GWN Desak Aparat Usut Tuntas Dugaan Pembuangan Limbah B3 di Irigasi Telukbango

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:42 WIB

Pemerintah Desa Harapankarya Apresiasi Bantuan Rumah Layak Huni Rp25 Juta dari BAZNAS Provinsi Banten

Berita Terbaru