37 Napi Berisiko Tinggi Asal Jatim Dipindahkan ke Nusakambangan

- Penulis

Minggu, 27 Juli 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Jawa timur | Mediapolisi.com

Sebanyak 37 warga binaan dari sejumlah lapas di Jawa Timur dipindahkan ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Pemindahan ini dilakukan sebagai langkah tegas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) untuk menjaga ketertiban dan keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Koordinator Wilayah Nusakambangan yang juga Kepala Lapas Batu, Irfan, menjelaskan bahwa para narapidana tersebut akan ditempatkan di lapas dengan tingkat pengamanan maksimum dan supermaksimum, seperti Lapas Karang Anyar, Gladakan, Ngaseman, serta Lapas Besi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembinaan dan pengamanan diberikan sesuai hasil asesmen risiko. Kami bekerja sama dengan Bapas Nusakambangan agar program pembinaan dapat berjalan secara khusus sehingga perilaku mereka bisa berubah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kadiono, mengungkapkan bahwa pemindahan dilakukan setelah dilakukan asesmen dan pendalaman terhadap para narapidana tersebut. Hasil penilaian menunjukkan mereka termasuk kategori berisiko tinggi karena dapat mengganggu ketertiban lapas dan berpotensi merusak program pembinaan yang sedang berjalan.

“Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mensterilkan lapas dan rutan dari narkoba maupun peredaran HP ilegal,” kata Kadiono dalam keterangannya, Minggu (27/8/2025).

Kadiono menegaskan bahwa langkah tegas juga diberlakukan terhadap pihak internal lapas. Jika ada petugas yang terbukti terlibat dalam pelanggaran tata tertib, akan diberikan sanksi keras. “Siapapun yang melanggar aturan, baik napi maupun petugas, akan ditindak tegas karena perilaku itu bisa berdampak buruk pada pembinaan,” tegasnya.

Proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat oleh tim intelijen pemasyarakatan, tim kepatuhan internal Ditjenpas, jajaran Kanwil Jatim, serta dukungan Polda Jawa Timur. Para napi yang dipindahkan berasal dari beberapa lapas, antara lain Lapas Kelas I Madiun, Lapas Kelas I Surabaya, Lapas Lamongan, dan Lapas Pamekasan.

Langkah redistribusi napi risiko tinggi ini merupakan bagian dari program akselerasi yang dicanangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto bersama Dirjenpas Mashudi. Tujuannya adalah memutus rantai pengaruh negatif di dalam lapas serta mendorong terciptanya suasana pembinaan yang lebih kondusif. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Siaga Karhutla Polres Rohul Bersama Pemkab Laksanakan Apel Siaga Karhutla Sampai Tingkat Kecamatan
Antisipasi Musim kemarau, Polsek Kabun Bersama Forkopimcam Gelar Apel Siaga Karhutla 2026,
Pernikahan Adat Bima Warnai Kebahagiaan Keluarga Yamin di Karawang
Ketua Investigasi Indra Prayoga Utama Ucapkan Selamat atas Kelahiran Cucu Pertama Ketua Umum APPI
Nasabah Keluhkan Dugaan Hilangnya Dana, Minta OJK dan APH Audit Bank Sulteng
Diduga Hindari Wartawan, Pimpinan Bank Sulteng Sulit Ditemui Terkait Keluhan Nasabah Soal Potongan Kredit
Haul Raden Soemaredja dan Ruwatan Hajat Bumi Desa Pulokalapa Digelar Meriah
Warga Lingkungan 2 Kelurahan Bunta 1 Kecewa, Drainase Tak Kunjung Dibangun Hanya Sebatas Ditinjau
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:24 WIB

Sinergi Siaga Karhutla Polres Rohul Bersama Pemkab Laksanakan Apel Siaga Karhutla Sampai Tingkat Kecamatan

Senin, 8 Juni 2026 - 13:07 WIB

Antisipasi Musim kemarau, Polsek Kabun Bersama Forkopimcam Gelar Apel Siaga Karhutla 2026,

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:43 WIB

Pernikahan Adat Bima Warnai Kebahagiaan Keluarga Yamin di Karawang

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:33 WIB

Ketua Investigasi Indra Prayoga Utama Ucapkan Selamat atas Kelahiran Cucu Pertama Ketua Umum APPI

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:42 WIB

Nasabah Keluhkan Dugaan Hilangnya Dana, Minta OJK dan APH Audit Bank Sulteng

Berita Terbaru