PANDEGLANG|MediaPolisi.Com Forum Jurnalis dan Aktivis Banten (FORJA) Provinsi Banten menyatakan dukungan penuh terhadap proyek revitalisasi Situ Cikedal di Kabupaten Pandeglang.
Proyek strategis bernilai Rp9,7 miliar yang didanai oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten menggunakan anggaran APBD 2026 ini diharapkan selesai tepat waktu pada Desember 2026. Namun, FORJA memberikan catatan kritis agar proyek infrastruktur pariwisata dan konservasi air ini dikerjakan dengan kualitas maksimal.
Ketua Umum FORJA Banten, Niki Mulyana, menegaskan bahwa program revitalisasi dan penataan sempadan danau alami seluas 11–12 hektare tersebut menggunakan anggaran negara yang besar. Oleh karena itu, ia memperingatkan pihak kontraktor pelaksana atau pemenang tender untuk berkomitmen menjaga mutu pembangunan fasilitas seperti lintasan joging (jogging track) dan ruang publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kami mendukung penuh penataan dan revitalisasi Situ Cikedal demi mendongkrak potensi wisata dan menjaga fungsi konservasi air. Namun, kami tegaskan kepada pihak kontraktor, jangan kerja asal-asalan. Kualitas pengamanan sempadan dan fasilitas publik harus menjadi prioritas utama,” ujar Niki Mulyana dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/7/2026).Niki menambahkan,
FORJA Banten akan menerjunkan tim jurnalis untuk ikut mengawal dan mengawasi jalannya pembangunan fisik di lapangan. Pengawasan ini dilakukan agar tidak ada praktik kecurangan, pengurangan spesifikasi material, atau kelalaian teknis yang dapat merugikan publik dan merusak ekosistem danau.
Fungsi kontrol sosial dari media akan berjalan ketat di sini. Jika kami menemukan ada indikasi pengerjaan yang tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB), kami tidak akan segan untuk mengkritik keras dan melaporkannya ke aparat penegak hukum serta DPUPR Provinsi Banten,” tambahnya.
Melalui program revitalisasi ini, FORJA Banten berharap Destinasi Wisata Alam Situ Cikedal dapat berkembang menjadi ikon wisata unggulan yang tertata rapi, aman, dan membawa dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di Desa Dahu dan Desa Babakan Lor.( Hr/Team )















