Wartawan Karawang Gelar Forum “Tolak Kriminalisasi Narasumber”, Desak Penghentian Kasus Yusuf Saputra

- Penulis

Minggu, 8 Juni 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Karawang –MEDIAPOLISI.COM– Jelang sidang lanjutan kasus Yusuf Saputra pada Selasa, 10 Juni 2025, puluhan jurnalis di Karawang menggelar forum diskusi bertajuk “Tolak Kriminalisasi Narasumber!” di Das Kafe, Minggu (08/06/25).

Forum ini menjadi simbol perlawanan terhadap upaya pemidanaan terhadap Yusuf, warga yang sebelumnya menjadi narasumber media dan kini duduk di kursi terdakwa karena mengkritik Kepala Desa Pinayungan.

Dipimpin oleh wartawan senior Hartono, yang akrab disapa Romo, forum tersebut menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar persoalan pribadi Yusuf, tetapi soal prinsip dan perlindungan terhadap kebebasan berekspresi di ruang publik, khususnya dalam produk jurnalistik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Kritik Yusuf sudah masuk dalam produk jurnalistik. Kalau narasumber bisa dijerat pidana seperti ini, besok-besok siapa pun bisa kena. Ini preseden buruk bagi demokrasi,” ujar Romo.

 

Romo juga menilai bahwa kasus ini lebih tepat diselesaikan melalui mekanisme Dewan Pers, bukan jalur pidana. Ia menyebut kriminalisasi kritik sebagai langkah mundur dalam era keterbukaan informasi.

Salah satu momen penting dalam forum ini adalah penandatanganan petisi oleh para jurnalis, sebagai bentuk penolakan terhadap kriminalisasi narasumber. Petisi tersebut akan dikirimkan ke berbagai pemangku kebijakan, termasuk Kapolres Karawang, Kejari, Pengadilan Negeri, Bupati Karawang, DPRD, DPMD, dan Inspektorat.

CEO media Lintas Karawang, Nurdin Syam atau yang lebih dikenal sebagai Mr. Kim, menegaskan bahwa kebebasan pers harus dilindungi, bukan dijadikan alat intimidasi.

> “Kami ingin kasus ini jadi pelajaran bersama, bahwa kebebasan pers bukan untuk dikriminalkan. Justru harus dilindungi,” tegasnya.

 

Mr. Kim juga mendesak Inspektorat Karawang untuk segera mengaudit Dana Desa Pinayungan yang diduga menyimpan sejumlah penyimpangan anggaran.

Solidaritas para jurnalis dalam forum ini menunjukkan bahwa dunia pers Karawang masih menjaga nyala keberaniannya, tak hanya dalam membela sesama wartawan, tetapi juga warga yang bersuara melalui media.

“Keadilan untuk narasumber Mediapolisi.com ,Menentang kriminalisasi dan pidanakan.

 

 

[RED]>

 

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prosedur dan Transparansi Penanganan Dipertanyakan, Pemulangan Terduga Penyalahguna Sabu Diduga Tak Sesuai Prosedur
Polsek Minas Pantau Jagung Pipil Usia 101 Hari, Dukung Ketahanan Pangan di Kampung Mandiangin
Polsek Minas Pantau Jagung Pipil Usia 25 Hari di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik
Polsek Tambusai Utara Tangkap Dua Pengedar Narkotika di Mahato, Sita Barang Bukti 22 Paket Sabu
Polsek Minas Cek Perkembangan Jagung Pipil di Mandiangin, Tanaman Capai Tinggi 2 Meter
Polsek Minas Dukung Ketahanan Pangan, Kelompok Tani Minas Barat Siapkan Embung untuk Lahan Jagung
Polsek Minas Dorong Ketahanan Pangan, Kelompok Tani Siapkan Lahan Setengah Hektare untuk Tanaman Jagung
Usia 37 Hari, Tanaman Jagung di Kampung Rantau Bertuah Tumbuh hingga 175 Cm
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Prosedur dan Transparansi Penanganan Dipertanyakan, Pemulangan Terduga Penyalahguna Sabu Diduga Tak Sesuai Prosedur

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Polsek Minas Pantau Jagung Pipil Usia 101 Hari, Dukung Ketahanan Pangan di Kampung Mandiangin

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:35 WIB

Polsek Minas Pantau Jagung Pipil Usia 25 Hari di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Polsek Tambusai Utara Tangkap Dua Pengedar Narkotika di Mahato, Sita Barang Bukti 22 Paket Sabu

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Polsek Minas Dukung Ketahanan Pangan, Kelompok Tani Minas Barat Siapkan Embung untuk Lahan Jagung

Berita Terbaru