Ketua DPC PJS Banggai Abdul Muis Tunekon, Jadi Narasumber Festival Literasi, Ajak Masyarakat Cerdas Bermedia Sosial

- Penulis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

Mediapolisi.com, -Banggai-Sulteng – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kabupaten Banggai, Abdul Muis Tunekon, menjadi narasumber dalam kegiatan Festival Literasi yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan Kabupaten Banggai, Kamis (22/10/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Perpustakaan Kabupaten Banggai, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, tersebut mengangkat tema “Bijak Bermedia  Sosial, Cerdas Sebelum Posting.” Acara dipandu moderator Muhtar Kantu dan diikuti mahasiswa dari berbagai universitas, siswa-siswi dari sejumlah sekolah, serta masyarakat.

Dalam pemaparannya, Abdul Muis Tunekon menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat agar lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, kemampuan memilah informasi, memeriksa fakta, serta memastikan kredibilitas sumber merupakan hal mendasar yang harus dilakukan sebelum informasi dibagikan kepada publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi digital menjadikan media sosial sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Melalui berbagai platform digital, informasi dapat diakses dan disebarluaskan dengan cepat.

Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan, terutama kebiasaan menerima dan menyebarkan informasi tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

“Masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Sebelum memposting atau membagikan suatu informasi, pastikan terlebih dahulu kebenaran dan sumbernya. Jangan sampai kita ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya dan justru merugikan orang lain,” pesan Muis Tunekon di hadapan peserta.

Ia menambahkan, sikap kritis dalam menerima informasi merupakan langkah penting untuk mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks. Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai setiap informasi yang beredar, terlebih apabila sumbernya tidak jelas atau berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

Selain verifikasi informasi, Muis juga mengingatkan bahwa setiap konten yang diunggah ke ruang digital dapat menimbulkan konsekuensi, baik bagi pemilik akun maupun pihak lain. Karena itu, etika, kehati-hatian, dan tanggung jawab perlu menjadi landasan dalam setiap aktivitas bermedia sosial.

Menurutnya, literasi digital bukan sekadar kemampuan membaca atau menerima informasi. Lebih dari itu, masyarakat harus mampu menilai kredibilitas sumber, memeriksa fakta, memahami konteks, serta mempertimbangkan dampak sebelum menyebarluaskan suatu konten.

“Cerdas sebelum posting berarti kita harus berpikir terlebih dahulu sebelum membagikan sesuatu. Periksa faktanya, pahami dampaknya, dan jangan mudah terpancing oleh informasi yang belum tentu benar,” lanjutnya.

Muis berharap, edukasi melalui Festival Literasi tersebut dapat mendorong masyarakat memahami bahwa kebebasan berekspresi di media sosial harus disertai tanggung jawab. Pengguna media sosial juga diharapkan menghindari unggahan yang berpotensi merugikan orang lain, memicu konflik, maupun memperluas penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Festival Literasi yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan Kabupaten Banggai ini menjadi ruang edukasi untuk memperkuat budaya literasi masyarakat, khususnya dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital.

Kehadiran Ketua DPC PJS Banggai sebagai narasumber diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai literasi digital, etika bermedia sosial, serta tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin cerdas dan selektif dalam memanfaatkan platform digital, mampu mengenali informasi yang menyesatkan, serta turut menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan informatif.

Dengan demikian, pesan “Bijak Bermedia Sosial, Cerdas Sebelum Posting” diharapkan tidak hanya menjadi tema kegiatan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi membangun masyarakat yang kritis, beretika dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial. (roma)

sumber : Moh Rival : Media Globalrakyat.com

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Bangkep hadiri pemancangan tiang Perdana pembangunan pelabuhan Salakan
AUDIENSI MEMANAS! Warga Pulo Kalapa Desak Panitia Pilkades Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Paslon Nomor 1
Hadiri Pesta Pernikahan, Polsek Kabun Gelorakan Gerakan Riau Cerah Presisi Lewat Bibit Pohon yang Dijadikan Kado
Anggota DPRD Pandeglang Dukung Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani 
UNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat studi Kepolisian Lingkungan, Perkuat Pemolisian Berbasis Riset,
Ditengah Kabut Asap, Sat Lantas Polres Rohul Bagikan Masker ke Warga
Pemerintah Kabupaten Rohul Bersama Polres Rohul, Menggelar Rapat Koordinasi ( Rakor) Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Rokan Hulu dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Ketua DPC PJS Banggai Abdul Muis Tunekon, Jadi Narasumber Festival Literasi, Ajak Masyarakat Cerdas Bermedia Sosial

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:55 WIB

AUDIENSI MEMANAS! Warga Pulo Kalapa Desak Panitia Pilkades Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Paslon Nomor 1

Kamis, 24 September 2026 - 08:41 WIB

Hadiri Pesta Pernikahan, Polsek Kabun Gelorakan Gerakan Riau Cerah Presisi Lewat Bibit Pohon yang Dijadikan Kado

Senin, 21 September 2026 - 12:48 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Dukung Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani 

Jumat, 18 September 2026 - 09:26 WIB

UNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat studi Kepolisian Lingkungan, Perkuat Pemolisian Berbasis Riset,

Berita Terbaru