SIAK(MEDIAPOLISI.COM) Kepolisian Sektor (Polsek) Minas terus mendukung program ketahanan pangan melalui pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil yang dibudidayakan masyarakat di Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.
Pemantauan dilakukan pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di lahan perkebunan warga yang berada di Jalan Manggis, Gang Sirna, Dusun Cinta Damai, Kampung Rantau Bertuah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah Aiptu Andri Azmi bersama Panit 2 Binmas Bripka Yoga Suparno serta masyarakat petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Dahlia Kuning.
Kapolsek Minas Kompol Syahrizal mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung pipil sekaligus melihat kondisi lahan dan kebutuhan petani dalam menjaga produktivitas tanaman hingga memasuki masa panen.
“Pengecekan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk terus mendampingi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya tanaman jagung pipil. Kami ingin memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan kendala yang dihadapi petani dapat segera diketahui,” ujar Kompol Syahrizal.
Lahan jagung pipil yang dikelola Poktan Dahlia Kuning dengan Ketua Kelompok Syamsul Bahri tersebut memiliki luas sekitar 1,5 hektare.
Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah memasuki usia 65 hari menunjukkan perkembangan cukup baik. Tongkol jagung mulai membesar dan pertumbuhan tanaman terlihat subur. Gulma di sekitar tanaman juga telah dibersihkan oleh petani.
Namun, kondisi cuaca panas ekstrem menjadi salah satu kendala yang harus diantisipasi. Untuk menjaga tanaman tetap mendapatkan pasokan air yang cukup, petani melakukan penyiraman secara berkala dengan mendatangkan air secara estafet.
“Dari hasil pemantauan, tanaman tumbuh dengan baik dan tongkol jagung sudah mulai membesar. Gulma juga sudah dibersihkan. Karena kondisi cuaca cukup panas, penyiraman perlu dilakukan secara berkala agar tanaman tidak mengalami kekurangan air,” kata Syahrizal.
Selain penyiraman, tanaman jagung tersebut juga telah mendapatkan pemupukan menggunakan pupuk KCL. Tinggi tanaman saat dilakukan pengecekan bervariasi, mulai sekitar 180 sentimeter hingga mencapai 2,1 meter.
Menurut Syahrizal, perawatan secara berkelanjutan sangat penting dilakukan pada fase pertumbuhan tersebut, terutama dalam menjaga kebutuhan air dan pemupukan.
“Kami mendorong petani untuk terus melakukan perawatan sampai tanaman memasuki masa panen. Penyiraman dan pemupukan KCL perlu diperhatikan untuk membantu perkembangan dan pembesaran tongkol jagung,” jelasnya.
Ke depan, petani bersama pihak terkait akan melakukan penyiraman air secara berkala dengan sistem pengadaan air secara estafet. Pemupukan KCL juga akan kembali dilakukan sesuai kebutuhan tanaman guna mendukung pertumbuhan dan pembesaran tongkol.
Polsek Minas berharap pendampingan dan pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu masyarakat meningkatkan hasil pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Minas.
Selama kegiatan pengecekan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan lancar.***
Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow






Komentar