Banggai-mediapolisi.com, SMA Negeri 2 Luwuk, meluncurkan program inovatif bertajuk “Satu Hari Tanpa Melihat Ponsel” yang diberi nama SAMA TOP NA KITA pada Rabu (01/04/2026). Program ini diinisiasi langsung oleh Kepala SMAN 2 Luwuk, Satria Atmei Badoo, S.Pd., sebagai upaya membatasi penggunaan ponsel yang tidak bijak di lingkungan sekolah oleh siswa.
“SAMA TOP NA KITA merupakan akronim dari bahasa daerah Luwuk-Saluan, yaitu “SAnsina MAdik menTOa Ponsel NA KITA” yang berarti “satu hari tidak melihat ponsel kita semua”. Program ini bertujuan untuk mengembalikan kualitas interaksi sosial antar warga sekolah sekaligus meningkatkan fokus belajar siswa.
Kepala Sekolah SMAN 2 Luwuk, Satria Atmei Badoo, S.Pd. Dalam sambutannya, dihadapan siswa siswi menyampaikan bahwa penggunaan ponsel yang berlebihan di kalangan pelajar dapat mengganggu konsentrasi belajar dan menurunkan kualitas komunikasi secara langsung dengan sesama warga sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui program ini, kita ingin membangun kembali kebersamaan, interaksi yang sehat, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif tanpa ketergantungan pada ponsel,” ujar Satria.
Program ini tidak hanya berlaku bagi siswa, tetapi juga seluruh warga sekolah, termasuk guru, tenaga tata usaha (TU), serta pengelola kantin. SAMA TOP NA KITA dilaksanakan setiap hari Rabu, mulai pukul 07.15 hingga 16.00 WITA yang secara khusus diatur melalui Surat Keputusan Kepala Sekolah yang antara lain memuat pedoman pelaksanaan program ini.
Menariknya, kegiatan launching ini juga dirangkaikan dengan peluncuran program SMANDA BERJAMAAH. Dalam program tersebut, seluruh warga sekolah diwajibkan melaksanakan kegiatan ibadah secara bersama-sama sesuai dengan keyakinan masing-masing.
Bagi yang beragama Islam, diwajibkan melaksanakan sholat Dzuhur dan Ashar berjamaah, sedangkan bagi yang beragama non-Muslim melaksanakan ibadah bersama sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.
Hal ini juga sebagai bentuk komitmen dan dukungan terhadap program sholat berjamaah dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Bapak Anwar Hafid dan Ibu Reny A. Lamadjido.
Dengan hadirnya dua program ini, SMAN 2 Luwuk menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai sosial dan spiritual.
Pihak sekolah berharap, program SAMA TOP NA KITA dapat berjalan dengan baik sehingga menjadi salah satu kekuatan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih sehat, produktif, dan berkarakter di era digital saat ini.
Pihak sekolah akan terus mendorong peran-peran dari orang tua/wali siswa, wali kelas dan Guru-guru wali khususnya dalam mengawal terlaksananya program ini, tutupnya. SMANDA LUWUK “Bisa Kuat Berkarakter”
Reporter : Roten kaperwil Sulteng















