Pemkab OKI Tanggap: Kesehatan Pelajar Jadi Prioritas Usai Insiden MBG 

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

KAB. OKI | MEDIAPOLISI.COM

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bertindak cepat dan sigap dalam menangani sejumlah siswa SD dan SMP di Kecamatan Pedamaran yang mengalami gangguan kesehatan setelah mengkonsumsi makanan dari program MBG. Pada Selasa, (2/9).

Pemerintah daerah memastikan bahwa semua anak yang terdampak telah mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati OKI melalui Sekretaris Daerah, Ir. Asmar Wijaya, M.Si, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ini dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjamin keselamatan dan kesehatan seluruh peserta didik penerima manfaat program.

“Program makanan bergizi ini adalah inisiatif yang sangat baik. Namun, keselamatan anak-anak tetap menjadi prioritas utama kami. Maka dari itu, kami memastikan semua yang terdampak mendapatkan layanan kesehatan terbaik,” ujar Asmar setelah meninjau langsung ke Puskesmas dan Posko SPPG Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran. Rabu,(03/9).

.Hingga siang tadi petugas Puskesmas mencatat ada 80 siswa yang terkena gangguan kesehatan. Pemda memastikan penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pelayanan medis di Puskesmas hingga pemantauan lanjutan bagi anak-anak yang telah diperbolehkan pulang.

.Keterangan Kepala Puskesmas Pedamaran, Hasanul beberapa siswa masih dalam masa pemulihan, sementara sebagian lainnya telah kembali beraktivitas dengan kondisi yang membaik. Puskesmas juga menegaskan bahwa proses pengobatan akan terus dipantau agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut.

Pembinaan dan Pengawasan SPPG

Berdasarkan pemantauan awal oleh Satgas MBG, kejadian ini disebabkan oleh jeda waktu konsumsi makanan.

Siswa yang masuk di jam siang menerima makanan yang sudah disiapkan sejak pukul 11 siang, namun baru dikonsumsi di sore hari, sehingga terjadi jeda waktu penyimpanan yang terlalu lama.

“Hal ini memicu penurunan kualitas makanan dan diduga menyebabkan gejala gangguan pencernaan pada sejumlah siswa.” Ujar Ketua Satgas MBG OKI, H. M. Lubis, S. Km, M. Kes

.Langkah awal jelas Lubis Pemkab telah mengambil dan mengirimkan sampel makanan, serta sampel medis ke Balai Besar POM untuk diteliti lebih lanjut.

.“Tujuannya memastikan kejadian serupa tidak terulang, serta memperkuat implementasi petunjuk teknis di lapangan. Pemerintah daerah juga tengah mengevaluasi seluruh sistem distribusi agar lebih efisien dan aman,” ungkapnya.

Pemkab jelas Lubis juga mengajak seluruh pihak, termasuk kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa untuk turut aktif dalam melakukan pengawasan, memberikan edukasi, dan melaporkan jika terdapat gejala gangguan kesehatan.

“Kami ingin memastikan bahwa program ini benar-benar memberi manfaat, bukan mudarat. Dengan kerja sama semua pihak, kami yakin hal ini dapat diatasi dan menjadi pembelajaran bersama ke depan,” jelasnya.

Lubis mengatakan bahwa program ini tetap penting untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak, khususnya di daerah tertinggal dan terpencil, namun pelaksanaannya harus selalu sesuai standar kesehatan dan keamanan pangan.

“Program MBG tetap penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak, namun pelaksanaan harus sesuai standar kesehatan dan keamanan bagi anak-anak yang mengkonsumsi,” tutupny.[HERLI KBR.OKI]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bantu Evakuasi Para Korban Tabrakan Maut di Tikungan Toili Barat, Banggai
Polisi Sahabat Anak, Kepedulian Polres Banggai Biasakan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
Polsek Balantak Bersama Masyarakat Kompak Bersihkan Material Longsor
Curah Hujan Mulai Meningkat, Polsek Lamala Laksanakan Patroli Pemantauan Debit Air, Kondisi Perairan Wilayah Masama
Polisi Gaungkan Pemuda Gereja di Toili Barat Bebas Narkoba
Polsek Balantak Pantau Rumah Warga yang Tergenang Banjir di Desa Sepe
Kapolda Sulteng Resmikan Gedung SPPG Polres Banggai, Dukung Program Gizi Generasi Muda
Kunjungi Polres Banggai, Kapolda Sulteng dan Ketua Bhayangkari Serahkan Bantuan Sosial Penuh Kepedulian
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 02:38 WIB

Polisi Bantu Evakuasi Para Korban Tabrakan Maut di Tikungan Toili Barat, Banggai

Selasa, 14 April 2026 - 05:57 WIB

Polisi Sahabat Anak, Kepedulian Polres Banggai Biasakan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Senin, 13 April 2026 - 10:14 WIB

Polsek Balantak Bersama Masyarakat Kompak Bersihkan Material Longsor

Minggu, 12 April 2026 - 12:02 WIB

Curah Hujan Mulai Meningkat, Polsek Lamala Laksanakan Patroli Pemantauan Debit Air, Kondisi Perairan Wilayah Masama

Sabtu, 11 April 2026 - 09:26 WIB

Polisi Gaungkan Pemuda Gereja di Toili Barat Bebas Narkoba

Berita Terbaru

TNI-POLRI

Polisi Gaungkan Pemuda Gereja di Toili Barat Bebas Narkoba

Sabtu, 11 Apr 2026 - 09:26 WIB