FORJA BANTEN PERTANYAKAN KINERJA KORCAM MENES DAN KSPPG TERKAIT DAPUR MBG TANPA IZIN

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PANDEGLANG-MediaPolisi.Com Forum Jurnalis dan Aktivis Banten (Forja Banten) menyoroti tajuk legalitas operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Menes Kadu Logak. Pasalnya, fasilitas penunjang program nasional tersebut diduga kuat belum mengantongi dokumen perizinan penting, yaitu Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Kondisi di lapangan kian memprihatinkan karena lokasi dapur MBG tersebut diketahui berdiri berdampingan langsung dengan gudang material bangunan. Hal ini dinilai sangat berisiko menimbulkan kontaminasi debu dan zat kimia berbahaya pada makanan yang akan disajikan kepada anak-anak sekolah.

Ketua Umum Forja Banten, Niki Mulyana, mempertanyakan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh jajaran dinas terkait di tingkat kecamatan serta pihak pengelola program di wilayah tersebut.”Kami mempertanyakan kinerja Koordinator Kecamatan (Korcam) Menes dan KSPPG.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagaimana mungkin program strategis nasional yang menyangkut kesehatan anak sekolah bisa berjalan tanpa adanya SLHS dan PBG? Apalagi lokasinya menempel dengan material bangunan. Ini sangat tidak layak dan melanggar standar kesehatan makanan,” tegas Niki Mulyana kepada media, Selasa (11/8).

Menurut Niki, SLHS merupakan syarat mutlak untuk memastikan makanan yang diproduksi higienis, bebas dari debu material, dan aman dikonsumsi. Sementara itu, PBG diperlukan untuk memastikan tata ruang dan struktur bangunan dapur aman serta sesuai peruntukannya.Forja Banten mendesak Korcam Menes serta KSPPG selaku pihak yang bertanggung jawab untuk segera memberikan klarifikasi serta melakukan evaluasi total atas kelalaian ini.

Jika dibiarkan, kondisi ini dinilai dapat mencederai marwah program utama pemerintah pusat dan mengancam kesehatan siswa penerima manfaat.

( Hr/Tim )

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Tambusai Utara Tangkap Dua Pengedar Narkotika di Mahato, Sita Barang Bukti 22 Paket Sabu
Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam
Wali Murid di Sukaresmi Ajukan Permohonan kepada Kepala BGN, Minta Sidak dan Audit Menyeluruh terhadap SPPG Cibungur
Konferensi pers Polres Rohul Ungkap Rangkaian Kasus Curanmor,Satu Unit Mobil L300 dan 5 Unit Sepeda Motor dikembalikan Kepada Korban
Dugaan Pernyataan Merendahkan Profesi Wartawan Berbuntut Panjang, Ketua Umum GWI: Hormati Kebebasan Pers
Ketua Umum GWI Bersama Jajaran DPD dan DPC GWI Banten Hadiri Pisah Sambut Kapolres Cilegon
Diduga Ketua Poktan Rangkap Jabatan sebagai Ketua UPKK Proyek Irigasi Perpompaan Desa Bama, Pengelolaan Dana APBN Rp155,7 Juta Disorot Publik
Dana Revitalisasi SMK Rinahasanah Jadi Sorotan, GOW-BANTEN Bongkar Dugaan Oknum Konsultan Ambil Keuntungan dan Desak Audit Total”
Berita ini 35 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:24 WIB

FORJA BANTEN PERTANYAKAN KINERJA KORCAM MENES DAN KSPPG TERKAIT DAPUR MBG TANPA IZIN

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Polsek Tambusai Utara Tangkap Dua Pengedar Narkotika di Mahato, Sita Barang Bukti 22 Paket Sabu

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:34 WIB

Wali Murid di Sukaresmi Ajukan Permohonan kepada Kepala BGN, Minta Sidak dan Audit Menyeluruh terhadap SPPG Cibungur

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Konferensi pers Polres Rohul Ungkap Rangkaian Kasus Curanmor,Satu Unit Mobil L300 dan 5 Unit Sepeda Motor dikembalikan Kepada Korban

Berita Terbaru