Gempa di Rusia Berpotensi Tsunami di Talaud, Polda Sulut Imbau Warga Tetap Tenang dan Jauhi Pantai

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

MANADO | Mediapolisi.com

Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), telah terjadi gempabumi tektonik, pada hari Rabu, 30 Juli 2025, pukul 06:24:50 WIB, di dekat pesisir timur Kamchatka, Rusia, dengan magnitudo M8,7 Episenter gempabumi terletak pada koordinat 52,51° LU; 160,26° BT pada kedalaman 18 km.

Informasi lebih lanjut menyebutkan, dampak gempabumi berdasarkan laporan PTWC, gempabumi ini berpotensi tsunami di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian hasil analisis BMKG, gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada (ketinggian Tsunami kurang dari 0.5m), di 10 wilayah, salah satunya adalah di wilayah hukum Polres Kepulauan Talaud, dengan estimasi waktu tiba pukul 14:52:24 WITA.

Terkait hal tersebut, Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie melalui Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan, mengimbau warga masyarakat khususnya di Talaud dan sekitarnya untuk tetap tenang dan waspada.

“Warga khususnya yang tinggal di pesisir pantai, diminta untuk tetap tenang, waspada, dan menjauh dari pantai menuju ke tempat yang lebih aman,” kata Kombes Pol Hasibuan.

Lanjutnya, warga masyarakat juga diminta untuk mengikuti perkembangan informasi resmi yang bersumber dari BMKG.

“Warga diimbau agar menghentikan aktivitas di laut, sampai ada pengumuman resmi lebih lanjut dari BMKG, dan agar bekerja sama dengan mengikuti petunjuk dan arahan dari aparat di lapangan,” imbau Kombes Pol Hasibuan.

Kabid Humas menambahkan, personel Polres Kepulauan Talaud dan Polsek-polsek jajaran juga telah melakukan imbauan kepada masyarakat.

“Personel kepolisian di Talaud melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada warga masyarakat di beberapa tempat. Di antaranya, pesisir pantai, sekolah, pelabuhan, dan lainnya. Juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk kesiapan evakuasi. Dan mari kita semua berdoa, semoga dijauhkan dari bencana,” pungkas Kombes Pol Hasibuan. Red

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prosedur dan Transparansi Penanganan Dipertanyakan, Pemulangan Terduga Penyalahguna Sabu Diduga Tak Sesuai Prosedur
Polsek Minas Pantau Jagung Pipil Usia 101 Hari, Dukung Ketahanan Pangan di Kampung Mandiangin
Polsek Minas Pantau Jagung Pipil Usia 25 Hari di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik
Polsek Minas Cek Perkembangan Jagung Pipil di Mandiangin, Tanaman Capai Tinggi 2 Meter
Polsek Minas Dukung Ketahanan Pangan, Kelompok Tani Minas Barat Siapkan Embung untuk Lahan Jagung
Polsek Minas Dorong Ketahanan Pangan, Kelompok Tani Siapkan Lahan Setengah Hektare untuk Tanaman Jagung
Usia 37 Hari, Tanaman Jagung di Kampung Rantau Bertuah Tumbuh hingga 175 Cm
Polisi Cek Perkembangan Jagung Program Ketahanan Pangan di Minas Jaya, Usia Tanaman 47 Hari
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Prosedur dan Transparansi Penanganan Dipertanyakan, Pemulangan Terduga Penyalahguna Sabu Diduga Tak Sesuai Prosedur

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:50 WIB

Polsek Minas Pantau Jagung Pipil Usia 101 Hari, Dukung Ketahanan Pangan di Kampung Mandiangin

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:35 WIB

Polsek Minas Pantau Jagung Pipil Usia 25 Hari di Minas Timur, Tanaman Tumbuh Baik

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:23 WIB

Polsek Minas Dukung Ketahanan Pangan, Kelompok Tani Minas Barat Siapkan Embung untuk Lahan Jagung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Polsek Minas Dorong Ketahanan Pangan, Kelompok Tani Siapkan Lahan Setengah Hektare untuk Tanaman Jagung

Berita Terbaru