LAMALA – Mediapolisi.com, -Masyarakat di wilayah Lamala, Kabupaten Banggai, melaksanakan ritual adat tahunan di Bukit Lopon jatuh pada Oktober setiap tahun, yang sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen bumi sekaligus mengenang sejarah perjuangan leluhur dalam mempertahankan wilayah dari penjajahan.
Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya masyarakat Suku Balantak. Setiap tahun, masyarakat berbondong-bondong mendaki Bukit Lopon untuk mengikuti prosesi adat yang memiliki nilai historis dan budaya bagi warga setempat.
Bukit Lopon diyakini memiliki kaitan erat dengan sejarah perjuangan para leluhur. Kawasan tersebut disebut pernah digunakan sebagai benteng pertahanan pada masa penjajahan. Karena itu, pelaksanaan ritual adat ini tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas hasil bumi, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang sejarah dan menghormati jasa generasi terdahulu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lamala serta Kapolsek Lamala, IPTU I Wayan Sukarman, S.H., bersama anggota kepolisian.
Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dan kepolisian dalam kegiatan tersebut turut menandai keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung pelestarian tradisi adat yang masih dijaga oleh masyarakat Lamala.
Rangkaian ritual kemudian ditutup dengan makan bersama di kawasan Bukit Lopon. Momen ini menjadi bagian dari kebersamaan warga sekaligus mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.
Pelaksanaan ritual adat setiap Oktober tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya dan sejarah lokal agar tetap hidup serta dikenal oleh generasi muda. Bagi masyarakat Lamala, Bukit Lopon bukan sekadar lokasi pelaksanaan ritual, melainkan juga ruang yang menyimpan nilai sejarah, kebersamaan, dan identitas budaya leluhur.
Tradisi ini diharapkan terus dipertahankan sebagai bagian dari kekayaan budaya Suku Balantak sekaligus warisan sejarah yang bernilai bagi masyarakat setempat.
Reporter : Roma







Komentar