Kelompok Aktivis KAP Serukan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Aksi Anarkis dalam Momentum September Hitam

- Penulis

Sabtu, 26 September 2026 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

MEDIAPOLISI.COM JAKARTA] Para aktivis yang tergabung dalam kelompok KAP mengimbau seluruh masyarakat untuk menyikapi momentum September Hitam dengan tenang, kritis, dan bermartabat. Hal tersebut disampaikan dalam forum diskusi sekaligus kepada media di Jakarta, Sabtu, 26 September 2026.

“Momentum ini hendaknya menjadi ruang untuk mengenang berbagai persoalan kemanusiaan serta memperkuat komitmen bersama terhadap keadilan, demokrasi, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, bukan menjadi alasan untuk melakukan tindakan anarkis maupun kekerasan,” ujar Ketua KAP.

Selanjutnya, Ketua KAP menyampaikan bahwa pihaknya memahami isu-isu yang diangkat dalam momentum September Hitam dapat membangkitkan rasa prihatin, kekecewaan, bahkan kemarahan. Namun, setiap aspirasi akan jauh lebih bermakna apabila disampaikan melalui cara-cara yang damai, tertib, dan bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kekerasan, perusakan fasilitas umum, bentrokan, maupun tindakan yang membahayakan keselamatan masyarakat justru berpotensi mengaburkan substansi perjuangan dan merugikan banyak pihak,” lanjutnya.

Karena itu, KAP menyerukan kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemuda dan kelompok aktivis, agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, ajakan yang mengarah pada kekerasan, maupun konten di media sosial yang sengaja memperuncing situasi.

“Mari memeriksa sumber informasi, menghindari penyebaran kabar bohong, dan tidak mengambil tindakan berdasarkan emosi sesaat,” sambungnya.

Terakhir, Ketua KAP mengimbau masyarakat yang akan menyampaikan pendapat di ruang publik agar senantiasa menjaga ketertiban, menghormati pengguna jalan dan masyarakat sekitar, serta mengedepankan dialog.

“Perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokratis dan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling bermusuhan,” pungkasnya.

Reporter : Edo

( Tim )

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pers Dibiarkan Mati Suri, Wartawan Disalahkan Saat Kritis terhadap Tata Kelola Program Pemerintah
*Jelang Munas lll APPI, Panitia Gelar Santunan Anak Yatim Sebagai Wujud kepedulian Sosial*
Gerakan Rakyat Gelar Dialog Kebangsaan Bertema “Rakyat sebagai Kekuatan Inti Perubahan”
Pengurus DPD & DPC Gerakan Rakyat Karawang Hadiri Pelantikan DPD Provinsi Banten
Panitia Musdalub DPD Sulteng Terbentuk, Mahmud: Fokus pada Regenerasi dan Kompetensi Wartawan
Suta Widhya: Kami Usulkan Ketua RT/RW Berhak Menerima Setara UMR
Mendagri: Perlu Desain Besar dalam Pelindungan Pekerja Migran Indonesia
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 04:46 WIB

Kelompok Aktivis KAP Serukan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Aksi Anarkis dalam Momentum September Hitam

Sabtu, 19 September 2026 - 05:35 WIB

Pers Dibiarkan Mati Suri, Wartawan Disalahkan Saat Kritis terhadap Tata Kelola Program Pemerintah

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:23 WIB

*Jelang Munas lll APPI, Panitia Gelar Santunan Anak Yatim Sebagai Wujud kepedulian Sosial*

Sabtu, 13 Desember 2025 - 02:02 WIB

Gerakan Rakyat Gelar Dialog Kebangsaan Bertema “Rakyat sebagai Kekuatan Inti Perubahan”

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:33 WIB

Pengurus DPD & DPC Gerakan Rakyat Karawang Hadiri Pelantikan DPD Provinsi Banten

Berita Terbaru