Siak(MEDIAPOLISI.COM) Program ketahanan pangan melalui budidaya jagung pipil di Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki usia tanam 47 hari, tanaman jagung di lahan Kelompok Tani (Poktan) Dahlia Kuning tumbuh dengan baik dan telah mencapai ketinggian sekitar 175 hingga 185 sentimeter.
Perkembangan tersebut diketahui saat Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah, Aiptu Andri Azmi, bersama masyarakat petani Poktan Dahlia Kuning melakukan pengecekan tanaman jagung pipil di lahan perkebunan warga di Jalan Manggis, Gang Sirna, Dusun Cinta Damai, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, pada Selasa (18/8/2026) siang.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman sekaligus melihat kondisi lahan dan kebutuhan perawatan menjelang tahapan pertumbuhan berikutnya.
Lahan yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan tersebut memiliki luas sekitar 1,5 hektare dan dikelola oleh Poktan Dahlia Kuning yang diketuai Syamsul Bahri. Seluruh lahan telah ditanami jagung pipil.
Dari hasil pengecekan, kondisi tanaman secara umum tumbuh dengan baik. Gulma di sekitar tanaman juga telah dibersihkan sehingga pertumbuhan jagung dapat berlangsung lebih optimal.
Tanaman jagung tersebut juga telah mendapatkan pemupukan KCL. Selain itu, pemupukan NPK telah dilakukan untuk membantu memperbesar dan memperkuat batang tanaman.
Kapolsek Minas Kompol Syahrizal mengatakan, pengecekan secara berkala merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memastikan tanaman yang dikelola masyarakat dapat berkembang dengan baik.
“Kami terus melakukan pemantauan dan pengecekan perkembangan tanaman jagung bersama petani. Saat ini, di usia 47 hari, pertumbuhan tanaman cukup baik dengan ketinggian rata-rata sekitar 175 sampai 185 sentimeter,” ujar Kompol Syahrizal.
Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi petani saat ini adalah kondisi cuaca yang cukup panas. Karena itu, penyiraman harus dilakukan secara berkala agar kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi.
“Cuaca yang cukup ekstrem menjadi salah satu perhatian. Untuk menjaga pertumbuhan tanaman, penyiraman dilakukan secara berkala dengan mendatangkan air secara estafet. Ini perlu dilakukan agar tanaman tidak mengalami kekurangan air,” katanya.
Kompol Syahrizal menegaskan, pihaknya melalui Bhabinkamtibmas akan terus berkoordinasi dengan kelompok tani dan masyarakat dalam memantau perkembangan tanaman hingga memasuki masa panen.
“Kami berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan hasil yang baik bagi masyarakat. Polri akan terus mendukung dan mendorong masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya melalui sektor pertanian,” tuturnya.
Dengan kondisi tanaman yang terus menunjukkan perkembangan positif, petani bersama Bhabinkamtibmas akan melanjutkan perawatan, termasuk penyiraman secara rutin serta pemupukan sesuai kebutuhan tanaman.
Kegiatan pengecekan tersebut berlangsung aman dan lancar serta menjadi bagian dari sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Minas.***
Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow






Komentar