Jakarta-Mediapolisi.com, Pro Jurnalismedia Siber (PJS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional, PJS Award 2026, serta Pelantikan Pengurus PJS tingkat DPP, DPD, dan DPC se-Indonesia.
Kegiatan berlangsung di Hotel Acacia, Jakarta, pada 21–23 Juli 2026, mengusung tema “Transformasi Jurnalis Siber di Era Digital: Memperkuat Kompetensi dan Perlindungan Hukum demi Masa Depan Pers Indonesia.”
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan Mars PJS, pembacaan doa, serta dihadiri jajaran pengurus DPP, DPD, DPC, dan anggota PJS dari berbagai provinsi di Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba menyebut Munas III sebagai momentum bersejarah bagi perjalanan organisasi.
“Hari ini adalah hari yang spesial bagi PJS,” ujar M Mahmud
Mahmud menegaskan, PJS kini berada di ambang pencapaian penting dengan menargetkan pendaftaran sebagai konstituen Dewan Pers pada 23 Juli 2026.
Menurutnya, seluruh persyaratan administrasi dan dokumen tengah dipersiapkan secara matang.
“Jangan pernah merasa minder dengan organisasi pers lain yang telah menjadi konstituen Dewan Pers. Insya Allah dalam dua hari ke depan PJS akan mendaftarkan diri sebagai konstituen Dewan Pers,” tegasnya.
Ia menjelaskan, salah satu syarat utama menjadi konstituen Dewan Pers adalah memiliki sedikitnya 250 wartawan yang telah memiliki sertifikat kompetensi. Karena itu, PJS terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan uji kompetensi.
Mahmud menambahkan, visi besar Pro Junalismedia Siber (PJS) adalah melahirkan jurnalis yang berintegritas, kompeten, dan profesional. Seluruh program organisasi diarahkan untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota PJS agar menjalankan fungsi ekonomi profesi wartawan secara bermartabat dan menjauhi praktik-praktik yang bertentangan dengan kode etik jurnalistik maupun ketentuan hukum.
“Setelah resmi menjadi konstituen Dewan Pers, target berikutnya adalah PJS memiliki Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) sendiri sehingga mampu mencetak wartawan yang semakin profesional,” katanya.
Menutup sambutannya, Mahmud memberikan pesan yang menginspirasi seluruh peserta.
“Catatkanlah dirimu dalam sejarah,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina DPP PJS Farid Al-Jahwi secara resmi membuka Munas III PJS. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa kemajuan Indonesia tidak terlepas dari peran pers yang profesional, terutama di tengah pesatnya perkembangan media digital.
“Jurnalis Indonesia harus menjadi kekuatan yang mampu mendorong kemajuan bangsa, baik di bidang ekonomi, politik, sosial maupun budaya,” ujarnya.
Farid mengingatkan bahwa kekuatan utama seorang wartawan terletak pada kemampuan literasi.
“Senjata jurnalis adalah menulis, sedangkan amunisinya adalah membaca,” tegasnya.
Menurutnya, komitmen membangun organisasi tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata. Kehadiran pengurus PJS dari seluruh Indonesia dalam Munas III menjadi bukti nyata soliditas dan semangat kebersamaan organisasi.
Dalam kesempatan itu, Farid juga mengutip firman Allah SWT dalam QS. Al-Hujurat ayat 6, yang mengajarkan pentingnya melakukan tabayun atau verifikasi informasi sebelum menyebarkannya.
Nilai tersebut, menurutnya, menjadi landasan utama bagi jurnalis dalam menghasilkan karya yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Ia berharap PJS terus berkembang menjadi organisasi yang mampu menjadi penerang, penyambung aspirasi masyarakat, sekaligus menghadirkan informasi yang edukatif dan menginspirasi.
“Kita ingin jurnalis-jurnalis hebat, kompeten, profesional, dan berintegritas lahir dari PJS untuk memperkuat masa depan pers Indonesia,” pungkasnya.
Munas III PJS berlangsung hingga 25 Juli 2026 dengan sejumlah agenda strategis, antara lain pembahasan program organisasi, Seminar Nasional, pemberian PJS Award 2026, pelantikan pengurus PJS se-Indonesia, serta finalisasi dokumen pendaftaran PJS sebagai calon konstituen Dewan Pers. (oro-MP)
Sumber : Husni (Delikfakta.com)















