Siak(MEDIAPOLISI.COM) Polsek Minas terus melakukan pendampingan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemantauan perkembangan tanaman jagung pipil milik kelompok tani di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Pada Rabu (29/7/2026), Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah melakukan pengecekan tanaman jagung yang telah memasuki usia tanam 27 hari.
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di lahan pertanian seluas 1,5 hektare yang berada di Jalan Manggis Gang Sirna, Dusun Cinta Damai, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas. Lahan tersebut merupakan milik Kelompok Tani (Poktan) Dahlia Kuning yang diketuai Syamsul Bahri.
Pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kampung Rantau Bertuah Aiptu Andri Azmi bersama para petani guna memastikan perkembangan tanaman jagung pipil yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan.
Kapolsek Minas, Kompol Syahrizal, mengatakan kegiatan monitoring rutin dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap keberhasilan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
“Kami terus memantau perkembangan tanaman jagung bersama para petani agar setiap kendala yang muncul dapat segera ditangani. Dari hasil pengecekan, tanaman secara umum tumbuh dengan baik, meski sudah mulai ditemukan serangan hama ulat daun dan pertumbuhan gulma di beberapa titik. Kami berharap dengan perawatan yang optimal, hasil panen nantinya dapat maksimal,” ujar Kompol Syahrizal.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, seluruh lahan telah selesai ditanami jagung pipil. Tanaman menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan tinggi bervariasi antara sekitar 6 hingga 15 sentimeter.
Meski demikian, petugas juga menemukan sejumlah kendala yang perlu segera ditangani, di antaranya mulai muncul serangan hama ulat daun, pertumbuhan gulma di sebagian lahan, serta minimnya penyiraman akibat cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Untuk mengantisipasi gangguan tersebut, petani bersama pendamping akan melakukan penyemprotan pestisida guna mengendalikan hama ulat daun, membersihkan gulma secara manual maupun menggunakan herbisida selektif, serta meningkatkan penyiraman tanaman secara berkala dengan mendatangkan pasokan air secara estafet.
Kompol Syahrizal menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di daerah sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
“Kami mengajak seluruh kelompok tani untuk terus semangat merawat tanaman dan berkoordinasi dengan petugas apabila menemukan kendala di lapangan. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan,” pungkasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.***
Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow







Komentar