FORJA Banten Soroti Dapur MBG Kadu Logak, Diduga Belum Kantongi SLHS dan Tetap Distribusikan Makanan

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

PANDEGLANG – MEDIAPOLISI.COM Operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Kadu Logak, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi sorotan sejumlah aktivis dan masyarakat. Dapur yang berfungsi sebagai penyedia makanan bagi para pelajar tersebut diduga belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan dokumen sterilisasi yang menjadi salah satu persyaratan dalam penyelenggaraan layanan pengolahan makanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media dari berbagai sumber, dapur MBG tersebut diduga belum memperoleh SLHS yang diterbitkan oleh instansi kesehatan berwenang. Meski demikian, aktivitas pengolahan dan pendistribusian makanan kepada penerima manfaat program disebut masih berlangsung.

Informasi tersebut kemudian mendapat perhatian dari Forum Jurnalis dan Aktivis (FORJA) Banten. Organisasi tersebut meminta agar instansi terkait segera melakukan verifikasi dan pemeriksaan lapangan guna memastikan seluruh prosedur keamanan pangan telah dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua FORJA Banten, Niki Mulyana, mengatakan bahwa aspek kesehatan dan keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis harus menjadi prioritas utama karena menyangkut konsumsi makanan oleh anak-anak sekolah.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang sangat baik dan bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik. Namun seluruh pihak yang terlibat wajib mematuhi standar kesehatan, higiene, dan sanitasi yang telah ditetapkan pemerintah. Jika memang terdapat kekurangan administrasi maupun teknis, maka harus segera dilakukan evaluasi dan perbaikan,” ujar Niki Mulyana kepada wartawan.

Menurutnya, dugaan belum terpenuhinya persyaratan SLHS perlu ditelusuri secara objektif oleh Dinas Kesehatan, Puskesmas setempat, Satgas MBG, maupun instansi pengawas lainnya agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

FORJA Banten juga meminta adanya keterbukaan informasi dari pihak pengelola dapur terkait legalitas operasional, hasil inspeksi kesehatan lingkungan, serta dokumen pendukung lainnya yang menjadi syarat penyelenggaraan layanan pengolahan makanan.

Dalam ketentuan kesehatan masyarakat, penyelenggara jasa boga dan pengolahan makanan diwajibkan memenuhi standar higiene dan sanitasi guna menjamin keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Ketentuan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan risiko gangguan kesehatan yang dapat timbul akibat makanan yang tidak memenuhi standar keamanan.

Selain itu, berbagai regulasi kesehatan mengatur bahwa fasilitas pengolahan makanan harus memenuhi persyaratan kebersihan lingkungan, sanitasi, pengendalian pencemaran, penyimpanan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan kepada konsumen. Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menjadi salah satu instrumen yang digunakan pemerintah untuk memastikan terpenuhinya standar tersebut.

Apabila hasil pemeriksaan instansi berwenang nantinya menemukan adanya pelanggaran administrasi maupun teknis, maka penanganannya menjadi kewenangan pihak terkait sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat keterangan resmi yang menyatakan adanya pelanggaran yang telah terbukti secara hukum.

Sejumlah pihak berharap persoalan ini dapat segera diklarifikasi agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kondisi operasional dapur MBG Kadu Logak. Transparansi dan pengawasan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola dapur MBG Kadu Logak, Kepala Puskesmas Menes, Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Satgas MBG, serta pihak-pihak terkait lainnya guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi atas informasi yang berkembang.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber-sumber yang dapat dipertanggungjawabkan serta tetap mengedepankan asas keberimbangan, akurasi, independensi, dan praduga tak bersalah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. @/ Hru/ Tim

sumber : FORJA Banten

Follow WhatsApp Channel mediapolisi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Pesta Pernikahan, Polsek Kabun Gelorakan Gerakan Riau Cerah Presisi Lewat Bibit Pohon yang Dijadikan Kado
Anggota DPRD Pandeglang Dukung Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani 
UNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat studi Kepolisian Lingkungan, Perkuat Pemolisian Berbasis Riset,
Ditengah Kabut Asap, Sat Lantas Polres Rohul Bagikan Masker ke Warga
Pemerintah Kabupaten Rohul Bersama Polres Rohul, Menggelar Rapat Koordinasi ( Rakor) Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Rokan Hulu dan Polsek Jajaran Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan
Kunjungan Kerja Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat di Pekan Baru Riau.
Wariskan Lingkungan Asri di HUT ke 91 RI Pemkab dan Polres Rohul Gelar Gerakan Masif Tanam 10,001 Pohon
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:41 WIB

Hadiri Pesta Pernikahan, Polsek Kabun Gelorakan Gerakan Riau Cerah Presisi Lewat Bibit Pohon yang Dijadikan Kado

Senin, 21 September 2026 - 12:48 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Dukung Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani 

Jumat, 18 September 2026 - 09:26 WIB

UNRI dan Polda Riau Resmikan Pusat studi Kepolisian Lingkungan, Perkuat Pemolisian Berbasis Riset,

Jumat, 18 September 2026 - 09:06 WIB

Ditengah Kabut Asap, Sat Lantas Polres Rohul Bagikan Masker ke Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Pemerintah Kabupaten Rohul Bersama Polres Rohul, Menggelar Rapat Koordinasi ( Rakor) Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026

Berita Terbaru